Sosiologi Menurut Auguste Comte dan Teori Pengembangannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lahir pada tahun 1842, ilmu pengetahuan mengenai sosiologi menjadi signifikan ketika Auguste Comte menerbitkan bukunya Positive-Philosophy. Oleh karena itu, sosiologi menurut Auguste Comte dan Teori Pengembangannya perlu diketahui.
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial, menurut Comte, sosiologi harus dibentuk berdasarkan pengamatan atau pengamatan terhadap masyarakat, bukan hanya spekulasi tentang masyarakat.
Pada artikel ini, akan menjelaskan sosiologi menurut Auguste Comte dan Teori Pengembangannya.
Sosiologi Menurut Auguste Comte
Menurut Auguste Comte, bagian terpenting dari ilmu sosiologi itu sendiri yaitu apa saja yang disebut dengan dinamika sosial. Dinamika sosial itu sendiri diartikan sebagai teori perkembangan serta kemajuan dari masyarakat.
Karena dinamika sosial merupakan studi sejarah, yang menghilangkan filsafat spekulatif dari ilmu sejarah tersebut. Comte membagi ilmu sosiologi menjadi dua bagian ini tidak berarti menjadi terpisah satu sama lain.
Sementara statika sosial merupakan studi mengenai masyarakat yang saling berhubungan serta menghasilkan pendekatan sosiologi mendasar, studi mengenai hubungan sosial antara bagiannya tidak pernah bisa dipelajari tanpa memahami hasil perkembangan.
Oleh karena itu, Comte mengemukakan bahwa hal ini tidak dapat dicapai, pemahaman yang tepat mengenai masalah sosial tanpa menggunakan pendekatan dinamika sosial atau yang disebut juga historis.
Teori Pengembangan
Pemikiran paling terkenal dari Auguste Comte yaitu pemikirannya mengenai tiga tahap perkembangan intelektual.
Tahap pertama yaitu teologis atau fiksi, tahap kedua disebut metafisik, yang merupakan perkembangan dari tahap pertama, dan yang ketiga disebut tahap positif, yang menjadi tahap terakhir dari perkembangan manusia.
Comte membagi ilmu sosiologi menjadi dua bagian yaitu statika sosial serta dinamika sosial. Statistika sosial digunakan dalam mempelajari hukum aksi dan reaksi antar bagian dari suatu sistem sosial.
Statika sosial merupakan bagian paling dasar dari ilmu sosiologi, tetapi bukan bagian yang terpenting dari studi sosiologi itu sendiri, hal itu dikarenakan pada dasarnya statika sosial merupakan hasil dari pertumbuhan.
Untuk dinamika sosial menurut Comte yaitu teori perkembangan serta kemajuan sosial, karena dinamika sosial merupakan studi dari sejarah yang menghilangkan filsafat spekulatif dari ilmu sejarah itu sendiri.
Dalam bagian dinamika sosial lahirlah teori yang disebut dengan teori the law of three stages atau disebut juga hukum tiga tahap.
Demikian penjelasan sosiologi menurut Auguste Comte dan Teori Pengembangannya. (ARH)
