Sumber Sejarah Kerajaan Bali dan Latar Belakang Berdirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajaan Bali adalah salah satu kerajaan kuno yang berdiri di Nusantara. Sumber sejarah Kerajaan Bali ini berasal dari prasasti yang diperkirakan dibuat tahun 881 Masehi.
Arta dalam Perdagangan di Bali Utara Zaman Kerajaan Bali Kuno Perspektif Geografi Kesejarahan menyebutkan bahwa Kerajaan Bali berdiri sekitar abad ke-9 Masehi.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut berkaitan dengan sumber sejarah Kerajaan Bali, simak selengkapnya di artikel berikut.
Latar Belakang Berdirinya Kerajaan Bali
Kerajaan Bali atau yang dikenal juga sebagai Kerajaan Bedulu atau Kerajaan Bedahulu adalah kerajaan bercorak Hindu-Buddha tertua yang berdiri di Pulai Dewata. Kerajaan Bali memiliki pusat pemerintahan di kawasan Pejeng, Gianyar, Bali.
Berdirinya Kerajaan Bali diperkirakan terjadi sekitar abad ke-8 atau ke-9 Masehi dan berkuasa hingga abad ke-14 Masehi. Berdasarkan sumber sejarah, Dinasti Warmadewa dari raja Bali abad ke-8 termasuk sebagai buyut Raja Mulawarman asal Kutai. Untuk itu, hubungan Kerajaan Bali dengan Kerajaan Kutai cukup dekat.
Adapun sejumlah raja yang berkuasa di Kerajaan Bali adalah:
Sri Kesari Warmadewa: 882-914 Masehi
Raja Udayana: 989-1011 Masehi
Marakata Pangkaja: 1011-1022 Masehi
Anak Wungsu: 1049-1077 Masehi
Paduka Sri Maharaja Sri Jayasakti: 1133-1150 Masehi
Sri Astatura Ratnabhumibanten: 1337-1343 Masehi
Sumber Sejarah Kerajaan Bali
Kerajaan Bali mempunyai sumber sejarah yang memberikan informasi seputar masa berkuasanya kerajaan ini. Adapun sejumlah sumber sejarah Kerajaan Bali adalah:
1. Prasasti Panglapuan
Salah satu sumber sejarah Kerajaan Bali adalah prasasti Panglapuan. Prasasti ini mengisahkan mengenai sejumlah raja yang berkuasa di Kerajaan Bali, seperti Raja Udayana, hingga Anak Wungsu.
2. Prasasti Blanjong
Sumber sejarah Kerajaan Bali selanjutnya adalah prasasti Blanjong. Prasasti ini menggunakan bahasa Bali yang dibuat langsung oleh Sri Kesari Warmadewa. Adapun letak prasasti ini adalah di kawasan Sanur Kauh, Denpasar Selatan.
3. Prasasti Anak Wungsu
Sumber sejarah Kerajaan Bali yang terakhir adalah prasasti Anak Wungsu. Prasasti ini merupakan peninggalan dari Raja Anak Wungsu dan memiliki jumlah sekitar 28 buah.
Demikian beberapa informasi berkaitan dengan sumber sejarah Kerajaan Bali. [ENF]
