Konten dari Pengguna

Sumber Sejarah yang Termasuk Kesaksian dari Pelakunya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sumber sejarah yang merupakan kesaksian dari pelakunya. Sumber: Azhar Muhammedu/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sumber sejarah yang merupakan kesaksian dari pelakunya. Sumber: Azhar Muhammedu/pexels.com

Dalam melakukan penelitian tentang sejarah, maka seorang sejarawan membutuhkan sumber sejarah. Adapun sumber sejarah yang merupakan kesaksian dari pelakunya disebut sumber primer. Sumber ini dapat berupa rekaman, tulisan, maupun wawancara dari pelaku langsung yang ada saat peristiwa tersebut tengah berlangsung.

Wati dalam Tradisi Lisan sebagai Sumber Sejarah menyebutkan bahwa saksi utama pada suatu peristiwa bersejarah bisa menjadi sumber valid dalam proses penelitian maupun kajian sejarah.

Jika ingin tahu tentang sumber sejarah yang termasuk kesaksian dari pelakunya, simak informasinya dalam bacaan berikut ini.

Pengertian Sumber Primer

Ilustrasi sumber sejarah yang merupakan kesaksian dari pelakunya. Sumber: Pixabay/pexels.com

Setiap peristiwa sejarah yang dituliskan tentu berasal dari sumber-sumber tertentu. Nah, sumber sejarah yang merupakan kesaksian dari pelakunya disebut sumber primer. Pada dasarnya, sumber primer dalam sejarah adalah setiap sumber yang direkam, ditulis, maupun didata ketika peristiwa tersebut sedang berlangsung.

Seseorang yang menyaksikan peristiwa sejarah secara langsung dengan indranya, lalu menulis, mengarsipkan, dan merekamnya juga tergolong sebagai sumber primer. Maka dari itu, sumber primer dianggap sebagai sumber paling valid dalam sejarah.

Banyak penelitian sejarah yang mewajibkan adanya sumber primer untuk menghasilkan catatan rekaan yang terbukti valid. Akan tetapi, satu sumber primer saja bukan berarti penelitian yang dilakukan terbukti benar. Di sisi lain, penelitian membutuhkan berbagai sumber agar lebih relevan dan valid.

Contoh Sumber Primer dalam Sejarah

Ada beberapa contoh sumber primer dalam sejarah yang bisa menjadi sumber penelitian. Adapun sejumlah contoh sumber primer dalam sejarah adalah:

  • Candi

  • Prasasti

  • Benteng

  • Makam

  • Arsip

  • Foto

  • Kitab atau dokumen tertulis

Sumber Lain dalam Sejarah

Selain sumber primer, ada juga sumber sekunder yang menjadi referensi dalam penelitian sejarah. Pada umumnya, sumber sekunder berasal dari pemahaman dan penafsiran dari orang lain sehingga bukan berasal dari saksinya secara langsung.

Sejarawan yang menulis atau mencatat sumber sekunder ini tidak mengalami peristiwa tersebut, tetapi mencari sumber sekunder untuk ditafsirkan kembali. Umumnya, sumber sekunder ini mudah diperoleh, tetapi peneliti perlu memilihnya secara ketat sebelum dijadikan sebagai rujukan.

Demikian informasi mengenai tentang sumber sejarah yang merupakan kesaksian dari pelakunya. [ENF]