Susunan Kabinet Djuanda beserta Program Kerja yang Pernah Dilaksanakan

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kabinet Djuanda adalah kabinet terakhir yang berkuasa di masa demokrasi liberal. Pemimpin dari Kabinet Djuanda, yaitu Ir. Djuanda Kartawidjaja. Susunan Kabinet Djuanda terdiri dari Perdana Menteri, Wakil Perdana Menteri, dan sejumlah Menteri.
Menurut Setyawan dalam Djuanda Kartawidjaja: Dari Menteri hingga Perdana Menteri 1946, Kabinet Djuanda terdiri dari 17 menteri, 1 jaksa agung, dan 2 sekretaris.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai susunan Kabinet Djuanda, simak selengkapnya di artikel berikut.
Susunan Kabinet Djuanda
Kabinet Djuanda adalah kabinet yang berdiri pada 9 April 1957 serta berakhir pada 6 Juli 1959. Kabinet ini dipimpin langsung oleh Djuanda Kartawidjaja. Beliau ditunjuk oleh Presiden Soekarno.
Adapun beberapa susunan Kabinet Djuanda adalah:
Perdana Menteri: Ir. Djuanda Kartawidjaja
Wakil Perdana Menteri: Idham Chalid, Hardi, dan J. Leimena
Untuk menterinya sendiri terdiri dari:
Menteri Luar Negeri: Subandrio
Menteri Dalam Negeri: Sanusi Hardjadinata
Menteri Kehakiman: G.A. Maengkom
Menteri Pertahanan: Djuanda Kartawidjaja
Menteri Perdagangan: Sumitro Sjojohadikusumo
Menteri Keuangan: Sutikno Slamet
Menteri Perindustrian: Sumarno
Menteri Pekerjaan Umum: Sutami
Menteri Pertanian: Sadjarwo
Menteri Agama: Wahib Wahab
Menteri Tenaga Kerja: Oetojo Oesman
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Priyono
Menteri Kesehatan: Satrio
Menteri Sosial: Supeno
Menteri Penerbangan dan Pelayaran: R.M. Notohamiprodjo
Menteri Transmigrasi dan Koperasi: Frans Seda
Menteri Perhubungan Darat: R.P. Suroso
Jaksa Agung: Suprapto
Sekretaris Negara: Zairin Zain
Sekretaris Kabinet: Roeslan Abdulgani
Di samping itu, terdapat pula sejumlah pejabat yang setingkat menteri, antara lain:
Ketua Dewan Nasional: Soenario
Ketua Dewan Pertimbangan Agung: Mohammad Roem
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat: Sartono
Ketua Dewan Perwakilan Daerah: Chaerul Saleh
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Negara: Soetardjo Kartohadikusumo
Keberhasilan Kabinet Djuanda
Dalam menjalankan tugasnya, Kabinet Djuanda berhasil melaksanakan beberapa program kerja. Adapun beberapa program kerja yang berhasil dilaksanakan adalah:
Menumpas pemberontakan PRRI Permesta.
Mengeluarkan Deklarasi Djuanda untuk mengatur batas wilayah kepulauan Indonesia.
Pembentukan Dewan Nasional.
Melaksanakan Musyawarah Nasional.
Demikian beberapa informasi penting mengenai susunan Kabinet Djuanda. [ENF]
