Syarat Kelompok Sosial Primer beserta Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa saja syarat dari kelompok primer? Sebagaimana diketahui bahwa manusia dalam dinamika kehidupan tidak lepas dari yang namanya berinteraksi dengan manusia lainnya sehingga dapat disimpulkan bahwa manusia terlahir sebagai makhluk sosial.
Sebagai mekanisme pertahanan diri terhadap segala permasalahan serta upaya untuk memenuhi keinginan yang diharapkan, maka dibutuhkannya sosialisasi dan juga peran diri sebagai individu di dalam sebuah kelompok.
Berbicara mengenai kelompok, ada dua jenis, yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder. Kedua kelompok ini mempunyai tujuan dan peran yang berlawanan. Di kesempatan kali ini, akan dijelaskan lebih rinci terkait dengan kelompok primer, termasuk persyaratannya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pengertian dan Syarat dari Kelompok Primer
Kelompok primer adalah kelompok di mana terjadi relasi antarpribadi dengan frekuensi intensif, bahkan berlangsung setiap hari. Relasi seperti ini memungkinkan terjadinya hubungan yang lebih intim dibanding pada kelompok yang jarang terjadi kontak pribadi.
Melansir dari buku yang berjudul Sosiologi 2, C.H Cooley menyebutkan bahwa kelompok primer adalah kelompok yang ditandai dengan ciri-ciri saling mengenal antara anggota-anggotanya serta adanya kerja sama erat yang bersifat pribadi.
Adapun salah satu syarat utama dari kelompok primer adalah mempunyai hubungan jangka panjang. Dikutip dari buku Pengantar Sosiologi Dakwah (2016) karya Syamsuddin, syarat kelompok utama adalah:
Anggotanya mempunyai hubungan dekat.
Jumlah anggota relatif sedikit.
Hubungan langsung.
Ciri-Ciri Kelompok Primer
Berikut adalah ciri-ciri dari kelompok primer:
1. Berjumlah sedikit
Biasanya, dalam satu grup memiliki sedikit orang. Karena jumlahnya yang sedikit, menjadikan hubungan sosial mereka dapat saling mengenal dengan baik secara personal.
2. Memiliki solidaritas tinggi
Adanya kesatuan dalam prinsip atau nilai yang menjadikan kelompok ini memiliki rasa solidaritas yang tinggi.
3. Memiliki perasaan yang sama
Seringnya menghabiskan waktu secara intim, mendorong terbentuknya kesamaan perasaan sehingga antaranggota cenderung dapat ikut merasakan apa yang dialami satu sama lain.
4. Bersifat bebas dan fleksibel
Pada sebuah kegiatan, umumnya kelompok primer dilakukan secara informal atau tidak resmi sehingga terkesan fleksibel dan lebih bebas.
5. Tempat curhat terbaik
Dikarenakan memiliki rasa empati yang sama dalam ikut merasakan apa yang dialami antaranggota, sering kali dijadikan sebagai tempat untuk mencurahkan hati dan pikiran.
Hal ini sejalan dengan fungsi dari kelompok primer sebagai tempat mencari kehangatan secara fisik dan emosional.
Contoh Kelompok Primer
Berikut adalah beberapa contoh dari kelompok primer:
1. Keluarga
Keluarga merupakan contoh dari kelompok primer yang mudah dijumpai. Hal ini dikarenakan keluarga adalah orang terdekat dan yang paling mengenal diri ini dengan baik.
2. Sahabat
Sebagai makhluk sosial, sudah dapat dipastikan bahwa tiap insan pasti memiliki 1 teman dekat atau sahabat yang sangat memahami sifat dan karakter secara mendalam.
3. Kerabat
Contoh terakhir ialah kerabat karena mereka adalah orang-orang yang masih memiliki tali persaudaraan yang erat sehingga dapat juga dikatakan sebagai kelompok primer.
