Tapak Tilas Sejarah Senjata Tradisional Indonesia Lengkap dengan Contohnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap benda yang menjadi ciri khas dari suatu daerah umumnya selalu mempunyai sejarah, termasuk benda dalam bentuk senjata tradisional. Sejarah senjata tradisional Indonesia mempunyai kaitan erat dengan seni untuk mempertahankan diri.
Benda tersebut telah digunakan oleh masyarakat zaman dahulu dan diwariskan kepada generasi penerusnya. Contoh senjata tradisional Indonesia, yaitu rencong, pisau surit, karih, badik, dan keris.
Sejarah Senjata Tradisional Indonesia
Keberadaan berbagai macam senjata tradisional merupakan salah satu bukti bahwa Indonesia mempunyai banyak budaya. Layaknya bagian dari budaya, keberadaan senjata tradisional Indonesia juga memiliki asal-usul atau sejarah.
Mengutip dari buku Keanekaragaman Suku dan Budaya Indonesia, Kusnanto (2020: 46), senjata tradisional sangat erat hubungannya dengan unsur-unsur seni untuk mempertahankan diri seperti silat atau perang.
Sejarah senjata tradisional Indonesia pun mempunyai hubungan erat dengan unsur-unsur untuk mempertahankan diri. Dikutip dari laman KBBI VI Daring, kbbi.kemdikbud.go.id, senjata adalah alat yang dipakai untuk berkelahi atau berperang.
Walaupun biasa dipakai untuk berkelahi atau berperang, senjata tradisional Indonesia tidak selalu digunakan seperti itu. Senjata tradisional Indonesia memiliki banyak fungsi, antara lain:
Hiasan;
Tradisi; serta
Sering kali dihubungkan dengan unsur-unsur alam gaib.
Contoh Senjata Tradisional Indonesia
Senjata tradisional Indonesia terdiri dari banyak jenis dan bentuk. Hal itu selaras dengan keberagaman budaya Indonesia yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.
Bentuk senjata tradisional yang beraneka ragam dan berasal dari daerah-daerah di Indonesia yang diwarisi oleh nenek moyangnya melambangkan ketinggian daya pikir dalam mengungkapkan segala makna.
Makna tersebut mencakup makna tersurat dan tersirat. Guna mengenal senjata tradisional Indonesia secara jelas, berikut beberapa contohnya dari sejumlah wilayah di Negeri Zamrud Khatulistiwa:
Rencong dari Nanggroe Aceh Darussalam.
Pisau surit, panalun, dan hujur dari Sumatra Utara.
Karih dan sempritan dari Sumatra Barat.
Badik dan golok dari Banten.
Kujang dari Jawa Barat.
Mandau dari Kalimantan.
Parang dari Sulawesi Tengah.
Parang Salawaku dari Maluku.
Pisau belati dari Papua.
Jadi, sejarah senjata tradisional Indonesia mempunyai kaitan erat dengan seni untuk mempertahankan diri, misalnya silat atau perang. Selain untuk pertahanan diri, senjata tradisional juga dapat berkaitan dengan seni, tradisi, dan unsur-unsur gaib. (AA)
