Teori Mekah: Kisah Masuknya Agama Islam ke Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam sejarah, masuknya Islam ke Indonesia dibawa oleh para pendatang. Salah satu dari sekian banyak teori masuknya Islam di Indonesia adalah teori Mekah.
Menurut Iryani dalam tulisannya di Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, teori Mekah merupakan suatu pendapat yang menyebutkan bahwa agama Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh orang Arab atau Mekah.
Artikel kali ini akan mengupas lebih dalam tentang teori Mekah. Yuk simak penjelasan lengkapnya!
Lahirnya Teori Mekah
Teori Mekah pertama kali dicetuskan oleh sosok yang sangat kita kenal, yaitu Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau yang lebih akrab disapa Buya Hamka.
Menurut Buya Hamka, masuknya Islam ke Indonesia berawal dari para pendatang asal Mekah. Pandangan ini turut menyatakan bahwa Buya Hamka tidak sepakat dengan teori Gujarat.
Lebih lanjut lagi, Buya Hamka menyebut bahwa masyarakat Arab Saudi datang ke Indonesia untuk menyebarkan agama Islam pada abad ke-7, lalu diikuti oleh bangsa Persia dan Gujarat.
Sebab pada abad ke-13 Masehi telah berdiri Kerajaan Islam di wilayah Aceh. Hal ini turut dibuktikan oleh wafatnya Nabi Muhammad pada 632 Masehi serta khalifah yang menggantikan kepemimpinan Rasul pada masa itu.
Penguat Teori Mekah
Teori Mekah dikuatkan oleh hadirnya teori Arab, bahwa masuknya Islam ke Indonesia dibawa oleh para pedagang. Teori ini turut didukung oleh banyak tokoh, seperti H. Johns, Van Leur, T.W. Arnold, M. Yunus Jamil, Al Attas, Keyzer, hingga Crawfurd.
Adapun sejumlah data dukung itu adalah sebagai berikut.
Para pedagang Arab mendominasi pasar sekitar abad ke-7 hingga 8 Masehi.
Mazhab di Indonesia mirip dengan Mazhab Syafii di Mekah dam Mesir.
Gelar raja di Kerajaan Samudera Pasai sama dengan raja-raja di Arab.
Ditemukannya naskah kuno yang menyebutkan bahwa bangsa Arab telah bermukim di pesisir pantai bagian barat Pulau Sumatera.
Inti Teori Mekah
Teori Mekah memiliki beberapa inti, yaitu sebagai berikut.
Masuknya agama Islam ke Indonesia dibawa oleh bangsa Arab.
Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 Masehi.
Perdagangan antara bangsa Arab dan Indonesia telah terjadi sejak sebelum Masehi.
Buya Hamka menolak teori Gujarat karena bersinggungan dengan fakta yang ditemukannya.
Munculnya perkampungan Islam di Sumatera bagian Barat.
Mazhab Syafii yang dianut Kerajaan Samudera Pasai sama dengan di Arab.
Itulah sejumlah penjelasan mengenai teori Mekah tentang masuknya Islam di Indonesia. Selain teori Arab, masih terdapat teori Gujarat dan Persia, lho. Semoga informasi di atas bermanfaat bagimu. (ENF)
