Konten dari Pengguna

Terbentuknya Kabinet Sukiman beserta Sejarahnya yang Menarik Disimak

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah terbentuknya Kabinet Sukiman. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah terbentuknya Kabinet Sukiman. Sumber foto: Unsplash

Sejarah terbentuknya Kabinet Sukiman dilatarbelakangi oleh keputusan Ir. Soekarno yang menunjuk dua orang formatur, yakni Sidik Joyokusumo dan Dr. Sukiman untuk membentuk kabinet baru.

Setelah berunding, pada 26 April 1951, diumumkan kabinet baru di mana Sukiman Wiryosanjoyo dari Masyumi sebagai Perdana Menteri. Untuk penjelasan lengkap, simak di bawah ini.

Sejarah Terbentuknya Kabinet Sukiman

Ilustrasi terbentuknya Kabinet Sukiman. Sumber foto: Unsplash

Kabinet Sukiman merupakan kabinet yang memerintah dari 27 April 1951 hingga 3 April 1952. Kabinet ini dibentuk setelah Ir. Soekarno menunjuk dua orang formatur, yakni Sidik Joyokusumo dan Dr. Sukiman untuk membentuk kabinet baru.

Akhirnya, dilakukan perundingan untuk membentuk kabinet baru. Pada 26 April 1951, pembentukan Kabinet Sukiman-Suwiryo diumumkan ke publik. Dengan Sukiman sebagai Perdana Menteri.

Dikutip dari Modul Sejarah Indonesia Kelas XII, Kabinet Sukiman mengutamakan skala prioritas terhadap peningkatan keamanan dan ketentraman negara. Karena itu, program kerja mereka lebih berfokus pada kedua hal ini. Berikut progam kerjanya:

  • Menjalankan hukum negara dengan tegas, demi menjamin keamanan dna ketentraman, serta menyempurnakan organisasi alat-alat kekuasaan negara.

  • Membuat dan melaksanakan rencana kemakmuran nasional dalam jangka pendek demi mempertinggi sosial ekonomi rakyat, memperbarui hukum agraria sesuai kepentingan petani, serta mempercepat usaha penempatan bekas pejuang dalam lapangan pembangunan.

  • Menyelesaikan persiapan pemilu demi membentuk konstituante dalam waktu singkat.

  • Mempercepat otonomi daerah.

  • Mempersiapkan undang-undang tentang Pengakuan Serikat Buruh dan Perjanjian Kerja Sama.

  • Menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif untuk perdamaian, serta menyelenggarakan hubungan Indonesia-Belanda yang berdasarkan Unite Statuut.

  • Meningkatkan kesejahteraan sekaligus kesehatan rakyat

Susunan Kabinet Sukiman

Berikut ini anggota dan susunan Kabinet Sukiman:

  1. Ketua Kabinet: Sukiman Wirjosandjojo (Masyumi)

  2. Wakil Kabinet: Suwiryo (PNI)

  3. Menteri Luar Negeri: Achmad Subardjo (Masyumi)

  4. Menteri Pertahanan: Sewaka (Masyumi)

  5. Menteri Kehakiman: Wongsonegoro (PNI), A. Pellaupessy (PNI), Mohammad Nasrun (Masyumi)

  6. Menteri Penerangan: Arnold Mononutu (Parkindo)

  7. Menteri Keuangan: Jusuf Wibisono (Masyumi)

  8. Menteri Pertanian: Suwarto (PNI)

  9. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Sujono Hadinoto (Masyumi), Wilopo (PNI)

  10. Menteri Perhubungan: Djuanda Kartawidjaja (PNI)

  11. Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga: Ukar Bratakusumah (PSII)

  12. Menteri Perburuhan: Iskandar Tedjasukmana (Masyumi)

  13. Menteri Sosial: Sjamsuddin (Masyumi)

  14. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Wongsonegoro (PNI)

  15. Menteri Agama: Wahid Hasjim (NU)

  16. Menteri Kesehatan: J. Leimena (Parkindo)

  17. Menteri Urusan Umum: A. Pellaupessy (PNI)

  18. Menteri Urusan Pegawai: Pandji Suroso (PSII)

  19. Menteri Urusan Agraria: Gondokusumo (Masyumi)

(RN)