Tiga Ciri Kelompok Sosial pada Tahap Adjourning

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tiga ciri kelompok sosial pada tahap adjourning adalah penyelesaian tugas dan evaluasi kinerja, pembubaran dan perpisahan, juga refleksi dan pembelajaran.
Artikel berikut ini akan memaparkan lebih lanjut mengenai tiga ciri kelompok sosial pada tahap adjourning yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Tiga Ciri Kelompok Sosial pada Tahap Adjourning
Kelompok mengalami perkembangan dari awal terbentuk sampai sampai menjadi kelompok yang diinginkan. Teori perkembangan kelompok cukup banyak dikemukakan.
Menurut Johnson & Johnson dalam buku yang ditulis Daniel Purwoko dalam buku Dinamika Kelompok: Pendekatan Psikologi Sosial, ada dua pendekatan yang sering dipakai, yaitu reccuring-phase theories dan sequential stage of theories.
Pada teori sequential stage of theories, dikatakan bahwa ada lima tahap perkembangan kelompok, yakni forming, steoming, norming, performing, dan adjourning.
Pada tahap adjourning, kelompok sosial sedang dalam proses pembubaran setelah menyelesaikan tujuan atau proyek yang ditetapkan. Tiga ciri utama kelompok sosial pada tahap adjourning adalah:
1. Penyelesaian Tugas dan Evaluasi Kinerja
Pada tahap ini, kelompok telah menyelesaikan tujuan utama atau proyek yang menjadi alasan pembentukan kelompok. Anggota kelompok akan menilai hasil kerja, mendiskusikan pencapaian, serta mengevaluasi kinerja mereka. Evaluasi ini membantu anggota kelompok memahami keberhasilan dan tantangan yang dihadapi selama bekerja bersama.
2. Pembubaran dan Perpisahan
Tahap adjourning ditandai dengan proses pembubaran kelompok. Anggota kelompok mulai mempersiapkan diri untuk berpisah dan mengakhiri hubungan formal dalam kelompok tersebut. Emosi seperti kesedihan, kepuasan, atau rasa kehilangan dapat muncul karena perpisahan ini. Anggota mungkin juga merayakan pencapaian mereka dengan mengadakan acara perpisahan atau memberikan penghargaan.
3. Refleksi dan Pembelajaran
Anggota kelompok akan melakukan refleksi terhadap pengalaman kerja sama mereka. Mereka akan mengevaluasi apa yang telah dipelajari, baik dari segi keterampilan individu maupun dinamika kelompok. Refleksi ini penting untuk pengembangan pribadi dan profesional, serta memberikan wawasan berharga yang dapat digunakan dalam proyek atau kelompok masa depan.
Tahap adjourning adalah kesempatan bagi anggota kelompok untuk menghargai kerja keras mereka, memahami kontribusi masing-masing, dan membawa pengalaman serta pembelajaran ke dalam aktivitas berikutnya.
Demikian adalah penjelasan tiga ciri kelompok sosial pada tahap adjourning yang perlu diketahui. (SP)
