Tindakan saat Terjadi Gunung Meletus untuk Penyelamatan Diri

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gunung meletus adalah salah satu bentuk bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Tindakan saat terjadi gunung meletus untuk penyelamatan diri dapat dilakukan dengan meninggalkan lokasi terjadinya bencana.
Marzali, Udjulawa, dan Yoannita dalam Perancangan Aplikasi Simulasi Penyelamatan Diri dari Gempa Bumi menyebutkan bahwa saat terjadi bencana alam, seperti gunung meletus dan gempa bumi, masyarakat perlu melakukan penyelamatan diri.
Untuk mengetahui penjelasan lengkap mengenai tindakan saat terjadi gunung meletus, simak penjelasannya dalam bacaan berikut.
Tindakan saat Terjadi Gunung Meletus
Indonesia adalah salah satu negara yang rawan terjadi bencana gunung meletus. Hal itu karena negara ini memiliki setidaknya 127 gunung berapi aktif yang tersebar dari bagian barat, hingga timur.
Maka dari itu, masyarakat Indonesia, terlebih yang tinggal di daerah rawan bencana perlu lebih waspada dan memahami langkah-langkah penyelamatan diri.
Adapun beberapa tindakan saat terjadi gunung meletus untuk penyelamatan diri yang bisa dilakukan adalah:
1. Sebelum Bencana
Memperhatikan arahan dari lembaga resmi serta perkembangan aktivitas gunung berapi.
Mengetahui jalur evakuasi serta shelter yang sudah disiapkan oleh pihak berwenang.
Selalu menyiapkan masker serta kaca mata pelindung guna melindungi diri dari abu vulkanik yang berbahaya bagi tubuh.
Menyiapkan skenario evakuasi lan apabila muncul dampak erupsi yang semakin meluas.
Menyiapkan dukungan logistik. Mulai dari lampu senter, makanan siap saji, uang tunai, serta baterai cadangan.
2. Saat Terjadi Bencana
Tidak berada di lembah maupun daerah aliran sungai.
Tidak berada di lokasi yang direkomendasikan pihak berwenang untuk dikosongkan.
Hindari menggunakan lensa kontak.
Menggunakan kaca mata pelindung.
Meninggalkan lokasi yang dekat dari kawasan bencana.
Menghindari tempat terbuka dan melindungi diri dari abu letusan gunung berapi.
Menggunakan pakaian tertutup guna melindungi diri.
Memakai masker maupun kain basah guna menutup mulut serta hidung.
3. Setelah Bencana
Menghindari berkendara mobil di kawasan yang terkena hujan abu vulkanik.
Menghindari kegiatan yang memicu terpapar abu vulkanik.
Mewaspadai wilayah aliran sungai yang berpotensi terlanda bahaya lahar di musim hujan.
Membersihkan atap rumah dari timbunan debu vulkanik akibat beratnya dapat menyebabkan atap roboh.
Demikian informasi mengenai tindakan saat terjadi gunung meletus yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan diri. [ENF]
