Konten dari Pengguna

Tokoh yang Berpendapat bahwa Islam di Indonesia Berasal dari Persia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Tokoh yang Berpendapat bahwa Islam di Indonesia Berasal dari Persia. Sumber: Khairul Onggon/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Tokoh yang Berpendapat bahwa Islam di Indonesia Berasal dari Persia. Sumber: Khairul Onggon/Pexels.com

Tokoh yang berpendapat bahwa Islam di Indonesia berasal dari Persia adalah Umar Amir Husen dan Hoesein Djajadiningrat. Teori yang mereka cetuskan terkenal dengan teori Persia. Lantas bagaimana pernyataan dalam teori Persia?

Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan berikut ini!

Mengenal Teori Persia, Masuknya Islam ke Indonesia

Ilustrasi: Tokoh yang Berpendapat bahwa Islam di Indonesia Berasal dari Persia. Sumber: Pixabay.com

H. Bagenda Ali dalam buku berjudul Awal Mula Muslim Di Bali menjelaskan bahwa salah satu teori yang menjelaskan masuknya Islam ke Indonesia adalah teori Persia. Teori Persia menjelaskan bahwa Islam yang masuk Indonesia merupakan Islam yang asalnya dari Persia atau Iran.

Teori ini meyakini bahwa Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang Persia mulai abad ke-12. Bukti dari teori Persia adalah maraknya paham Syiah pada awal masuknya Islam ke Indonesia.

Bukan hanya itu, terdapat kesamaan tradisi budaya Persia dengan budaya masyarakat Islam Indonesia. Contohnya, peringatan 10 Muharam atau hari Asyura di Iran identik dengan pelaksanaan upacara Tabuik atau Tabut di Jambi dan Sumatera Barat.

Teori ini juga diperkuat dengan adanya suku Jawi dan Leran di Persia yang menjadi bukti bahwa benar orang-orang Persia yang membawa ajaran Islam masuk ke Indonesia. Suku-suku tersebut diperkirakan merujuk kepada orang-orang suku Jawa dan orang Leran dari Gresik.

Bukan hanya itu, dalam teori Persia menjelaskan bahwa suku Jawa mempunyai tradisi penulisan Arab Jawa atau Arab Pegon. Hal ini diperkuat dengan istilah atau penyebutan “jer” yang banyak diucapkan masyarakat Persia.

Proses Persebaran Agama Islam di Indonesia

Windriati, S.Pd. dalam buku berjudul Buku Siswa Sejarah Indonesia untuk SMA/MA Kelas X menjelaskan bahwa Islam masuk ke Indonesia berlangsung damai tanpa pertentangan dari masyarakat lokal. Adapun cara masuknya Islam ke Indonesia adalah:

  1. Lewat jalur perdagangan. Pada abad ke-7 sampai ke-11 saudagar dari luar maupun dalam Indonesia mulai menyebarkan Islam ke sepanjang jalur perdagangan di pelabuhan, contohnya Samudra, Selat Malaka dan lainnya.

  2. Lewat jalur pernikahan. Jalur ini ditempuh pada ulama sekitar abad ke-11 hingga ke-13 M. Para saudagar muslim dari Arab, Iran, Gujarat, dan lainnya menikahi orang pribumi dengan syarat calon pengantin harus masuk Islam terlebih dahulu.

  3. Jalur akulturasi budaya. Pada abad ke-12 hingga ke-14 M, para da'i memberi kesan kepada masyarakat luas bahwa Islam tidak bertentangan dan sesuai dengan budaya Indonesia.

  4. Melalui lalur pendidikan. Jalur ini dibentuk para da'i dengan tujuan mengabdikan diri untuk menyebarkan Islam ke berbagai wilayah.

Demikianlah penjelasan tentang tokoh yang berpendapat bahwa Islam di Indonesia berasal dari Persia dan proses masuknya Islam ke Indonesia. Semoga membantu! (eK)