Topik Pembahasan dalam Sidang BPUPKI Tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BPUPKI sebagai badan yang menyelidiki persiapan kemerdekaan Indonesia pernah melakukan sidang sebanyak dua kali. Sidang BPUPKI tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 membahas tentang dasar negara Indonesia.
Agenda tersebut merupakan sidang BPUPKI yang pertama. Setelah sidang pertama selesai, BPUPKI mengadakan sidang kedua pada tanggal 10 - 17 Juli 1945 untuk membahas aspek lain yang memiliki kaitan dengan persiapan kemerdekaan.
Sidang BPUPKI Tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 Membahas tentang Apa?
BPUPKI merupakan salah satu nama badan penting dalam sejarah Indonesia. BPUPKI adalah Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang terbentuk pada masa pendudukan Jepang.
Badan tersebut merupakan wujud janji PM Koiso yang menyatakan bahwa Hindia Timur (Indonesia) akan diperkenankan merdeka. Tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia pada masa itu tentu memanfaatkan kesempatan pembentukan BPUPKI.
BPUPKI pun mengadakan sidang sebanyak dua kali dalam rangka menyelidiki berbagai macam aspek mengenai persiapan kemerdekaan. Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada 29 Mei - 1 Juni 1945.
Sidang BPUPKI tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 membahas tentang dasar negara. Pada sidang tersebut, ada tiga tokoh yang mengemukakan pendapat mengenai rumusan dasar negara.
Mengutip dari buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX karya Tim Ganesha Operation (2020: 94), tokoh yang mengemukakan pendapat mengenai rumusan dasar negara pada sidang pertama BPUPKI, yaitu:
Muhammad Yamin yang mengemukakan pendapat pada 29 Mei 1945.
Soepomo yang mengemukakan pendapat pada 31 Mei 1945.
Soekarno yang mengemukakan pendapat pada 1 Juni 1945.
Usulan dari tiga tokoh tersebut belum mencapai keputusan akhir tentang dasar negara Indonesia. Oleh karena itu, proses dilanjutkan dengan membentuk Panitia Sembilan.
Agenda Sidang Kedua BPUPKI Tanggal 10 - 17 Juli 1945
Perumusan dasar negara Indonesia dari sidang pertama BPUPKI dilanjutkan oleh Panitia Sembilan. Setelah itu, BPUPKI kembali mengadakan sidang.
Sidang kedua BPUPKI berlangsung setelah lebih dari satu bulan sidang pertama selesai. Sidang kedua BPUPKI berlangsung pada 10 - 17 Juli 1945 dengan agenda sebagai berikut:
Bentuk negara
Wilayah negara
Kewarganegaraan
Rancangan Undang-Undang Dasar
Ekonomi dan keuangan
Pembelaan negara
Pendidikan serta pengajaran
Tim Ganesha Operation (2020: 95) menjelaskan bahwa pada siang kedua tersebut, dibentuk beberapa panitia, contohnya Panitia Perancang Undang-Undang Dasar yang diketuai oleh Soekarno. Panitia tersebut mengadakan sidang pada 13 Juli 1945.
Jadi, jelas bahwa sidang BPUPKI tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 membahas tentang rumusan dasar negara. Selain membahas dasar negara, BPUPKI juga membahas aspek lain mengenai persiapan kemerdekaan pada sidang kedua tanggal 10 - 17 Juli 1945. (AA)
