Konten dari Pengguna

Tugas Komisi Visman yang Perlu Diketahui dan Latar Belakangnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tugas Komisi Visman. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tugas Komisi Visman. Sumber: Unsplash

Terdapat tugas Komisi Visman yang harus dilaksanakan dengan baik oleh anggotanya.

Dikutip dari buku Sejarah 2 oleh Drs. Sadirman, pemerintah kolonial Belanda membentuk Komisi Visman pada 14 September 1940 dengan ketua Dr. F.H. Visman. Terbentuknya Komisi Visman merupakan jawaban dari resolusi yang dilontarkan oleh GAPI.

Lantas, apa saja tugas Komisi Visman beserta latar belakangnya?

Latar Belakang Komisi Visman

Ilustrasi Tugas Komisi Visman. Sumber: Unsplash

Komisi Visman merupakan komisi yang dibentuk tanggal 14 September 1940 oleh pemerintah kolonial Belanda. Pembentukannya terjadi akibat usulan GAPI mengenai pembentukan parlemen.

Dalam kongres yang dilaksanakan pada Desember 1939, GAPI menuntut supaya Indonesia mempunyai parlemen yang dipilih dari dan oleh rakyat Indonesia.

Tuntuttan tersebut dituangkan dalam manifestasi dengan isi ajakan kerja sama dengan Belanda untuk menghadapi ancaman keamanan.

Demi menanggapi tuntutan tersebut, pemerintah kolonial Belanda membentuk Komisi Visman dengan anggota sebagai berikut:

  • Ketua: Dr. H. Visman

  • Sekretaris Komisi: Mr. P. Eijssen dan Mr. Abdul Gafar Pronggodigdo

  • Anggota: KLJ Enthoven, Dr. Mr. TSG Mulia, Mr. Jr. Ong Swan Yoe, Mr. Supomo, Prof. Dr. WP. Wertheim

Tugas Komisi Visman

Dibentuknya Komisi Visman mempunyai tujuan untuk menyelidiki sekaligus mempelajari berbagai perubahan yang terjadi dalam ketatanegaraan Hindia Belanda. Namun, komisi satu ini tidak serius melaksanakan tugasnya hingga Indonesia jatuh ke tangan Jepang.

Selain itu, GAPI meragukan manfaat dari dibentuknya Komisi Visman. Keraguan tersebut beralasan pada pengalaman yang dulunya pernah terjadi pada 1918 di mana terbentuk komisi serupa tanpa membuahkan hasil apa pun.

Pertemuan GAPI dan Komisi Visman

Pada 14 Februari 1941, terjadi pertemuan antara GAPI dan Komisi Visman di Gedung Raad van Indie di Jakarta akibat rasa tidak puas terhadap tanggapan pemerintah kolonial Belanda.

Mereka membahas banyak hal, termasuk bentuk serta susunan parlemen hingga cara-cara yang dapat dilakukan untuk kemerdekaan Indonesia.

Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan apa pun. Bahkan, aksi Indonesia Berparlemen harus menerima penolakan.

Itu dia sekilas pembahasan mengenai tugas Komisi Visman yang harus dijalankan.(LAU)