Konten dari Pengguna

Tugas Panitia Sembilan dalam Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Tugas Panitia Sembilan. Sumber: Yaomil Akbar/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Tugas Panitia Sembilan. Sumber: Yaomil Akbar/Pexels.com

Lahirnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak lepas dari peran Panitia Sembilan. Adapun tugas Panitia Sembilan yang paling penting adalah mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Oleh karena itu, agar semakin paham tentang tugas Panitia Sembilan, bisa simak dalam pembahasan di bawah ini!

Tugas Panitia Sembilan

Ilustrasi: Tugas Panitia Sembilan. Sumber: el Jusuf /Pexels.com

Panitia Sembilan dibentuk tanggal 1 Juli 1945 setelah BPUPKI melaksanakan sidang terakhir. BPUPKI sendiri membentuk Panitia Sembilan supaya merumuskan lima asas yang dituangkan dalam Pancasila. Berikut adalah tugas Panitia Sembilan:

  • Merumuskan isi Pancasila.

  • Memberikan masukan, baik dengan tertulis maupun lisan, dan membahas hingga merumuskan dasar negara Indonesia.

  • Menampung masukan dari banyak kalangan dalam rangka penyusunan dasar negara Indonesia.

  • Menyusun pembukaan hukum dasar negara.

Selanjutnya, M.Masan dalam buku berjudul Panduan Belajar dan Evaluasi Pendidikan dan Kewarganegaraan SD/MI kelas 6 juga menjelaskan bahwa pada 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menghasilkan Piagam Jakarta atau dikenal Jakarta Chapter.

Inilah isi dari Piagam Jakarta:

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia, dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan dengan didorong oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia Merdeka yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu hukum dasar negara Indonesia yang berbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan-perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Djakarta, 22-6-1945

Panitia Sembilan

Isi Piagam Jakarta di atas kemudian menjadi bagian dari Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Itulah penjelasan tentang tugas Panitia Sembilan yang perlu diketahui. Semoga membantu! (Ek)