Konten dari Pengguna

Tujuan Akomodasi dalam Sosiologi beserta Bentuknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Tujuan Akomodasi dalam Sosiologi. Sumber: Lisa Fotios/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Tujuan Akomodasi dalam Sosiologi. Sumber: Lisa Fotios/Pexels.com

Akomodasi dalam sosiologi adalah suatu bentuk interaksi sosial asosiatif di tengah masyarakat. Tujuan akomodasi dalam sosiologi berhubungan dengan mewujudkan suatu perdamaian.

Akomodasi mempunyai beberapa bentuk khusus. Agar semakin tahu, simak pembahasan berikut!

Tujuan Akomodasi dalam Sosiologi

Ilustrasi: Tujuan Akomodasi dalam Sosiologi. Sumber: Keira Burton/Pexels.com

Bagja Waluya dalam buku berjudul Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat menjelaskan bahwa proses akomodasi adalah proses pemulihan hubungan baik antara dua pihak atau lebih yang pada mulanya mengalami suatu sengketa.

Dalam sosiologi, akomodasi berguna untuk menyelesaikan konflik dan termasuk bagian dalam proses asosiasi. Adapun proses asosiasi, yaitu proses interaksi sosial antara satu orang atau lebih maupun kelompok sosial yang merujuk pada kekompakan dan kesatuan.

Proses akomodasi sendiri memerlukan perhatian dari kedua belah pihak, bahkan kadang-kadang membutuhkan pihak ketiga yang berperan sebagai penengah.

Adapun tujuan akomodasi adalah:

  1. Mengurangi pertentangan antara orang perorang maupun kelompok-kelompok manusia karena perbedaan paham atau pendapat.

  2. Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu.

  3. Memungkinkan terjadinya kerja sama antara kelompok satu dengan kelompok yang lainnya yang terpisah akibat budaya.

  4. Melebur kelompok sosial yang saling terpisah.

Bentuk Akomodasi dalam Sosiologi

Drs. Lilik Suenti, dkk. dalam buku berjudul Ilmu Pengetahuan Sosial menjelaskan bahwa akomodasi dapat berbentuk sebagai berikut:

  1. Pemaksaan: suatu bentuk akomodasi yang dijalankan dengan paksaan oleh pihak ketiga yang lebih kuat kedudukannya.

  2. Kompromi: penyelesaian sengketa dengan cara mengurangi tuntutan dari kedua belah pihak sehingga terjadilah titik temu.

  3. Mediasi: penggunaan jasa sebagai perantara.

  4. Arbitrase: salah satu cara mencapai kompromi ketika pihak-pihak yang bertikai tidak bisa menghadapi sendiri. Arbitrase dijalankan dengan menghadirkan pihak ketiga yang memperoleh persetujuan kedua belah pihak.

  5. Konsiliasi: usaha mempertemukan keinginan pihak-pihak yang bertikai dalam mencari pemecahan.

  6. Peradilan: suatu penyelesaian sengketa dengan penyelesaian sesuai dengan hukum dalam peradilan.

  7. Toleransi: penyelesaian sengketa dengan jalan memberi toleransi kepada pihak-pihak sehingga akan terjadi pemulihan hubungan yang lebih baik.

  8. Stalemate: proses penyelesaian sengketa yang terjadi dengan sendirinya. Bentuk akomodasi ini prosesnya di mana pihak yang sedang bertentangan berhenti pada satu titik khusus sebab mempunyai kekuatan seimbang.

Itulah penjelasan tentang tujuan akomodasi dalam sosiologi beserta tujuannya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)