Konten dari Pengguna

Tujuan Dibentuknya GATT dan Latar Belakang Pendiriannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tujuan dibentuknya gatt. Sumber: Sascha Hormel/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tujuan dibentuknya gatt. Sumber: Sascha Hormel/pexels.com

General Agreement of Tariffs and Trade atau GATT adalah suatu perjanjian multilateral yang berkaitan dengan pelaksanaan perdagangan internasional. Adapun tujuan dibentuknya GATT adalah untuk menciptakan iklim perdagangan internasional yang aman.

Menurut Barutu dalam Ketentuan Antidumping Subsidi dan Tindakan Pengamanan (Safeguard) dalam GATT dan WTO, GATT mulai terbentuk pada 1947.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai tujuan dibentuknya GATT, simak selengkapnya di artikel berikut.

Latar Belakang Dibentuknya GATT

Ilustrasi tujuan dibentuknya gatt. Sumber: Attie Heunis/pexels.com

Sebelum membahas lebih lanjut seputar tujuan dibentuknya GATT, sebaiknya cari tahu dulu latar belakang pendiriannya. Adapun sejarah GATT berawal dari kondisi perekonomian dunia pasca Perang Dunia II.

Kala itu, berbagai aspek di dunia mengalami kekacauan, mulai dari ekonomi, politik, hingga sosial. Alhasil, banyak negara di dunia yang terdorong untuk melakukan kerja sama demi mengatasi krisi tersebut.

Di samping itu, latar belakang terbentuknya GATT lainnya adalah keinginan dari berbagai negara dunia untuk melakukan negosiasi mengenai perdagangan internasional yang bebas.

Alhasil, GATT resmi terbentuk pada 30 Oktober 1947 di Jenewa, Swiss atas kesepakatan 23 negara. Pada 1994, jumlah anggota GATT adalah sekitar 128 negara.

Tujuan Dibentuknya GATT

Pembentukan GATT tentu memiliki tujuan khusus. Pada dasarnya, tujuan dibentuknya GATT yang utama adalah untuk menciptakan iklim perdagangan internasional yang aman dan damai bagi para pelaku usaha sekaligus mewujudkan perdagangan liberalisasi.

Selain itu, GATT mempunyai tujuan lainnya. Adapun beberapa tujuan dibentuknya GATT, antara lain.

  • Memperluas produksi serta pertukaran barang.

  • Meningkatkan kesempatan kerja.

  • Menghapus dan mengurangi diskriminasi dalam lingkup perdagangan internasional.

  • Memecahkan masalah serta hambatan di lingkup perdagangan internasional.

  • Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya yang ada di dunia dengan maksimal.

Perubahan GATT

Pada 1994, terjadi perubahan besar di dalam GATT. Hal ini dibahas lebih lanjut dalam Perjanjian Putaran Uruguay yang dilaksanakan tahun 1994.

Dalam perjanjian tersebut, dihasilkan keputusan bahwa peran dan tuga GATT akan dialihkan dalam organisasi WTO atau World Trade Organization yang dibentuk tanggal 1 Januari 1995.

Demikian beberapa informasi mengenai latar belakang dan tujuan dibentuknya GATT. [ENF]