Tujuan Dwikora Lengkap dengan Latar Belakangnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dwikora merupakan komando yang dijalankan dengan tujuan tertentu. Tujuan Dwikora adalah menjaga kedaulatan dan keutuhan Republik Indonesia. Hal ini disebabkan adanya pembentukan Federasi Malaysia.
Keberadaan Federasi Malaysia ini membuat pihak Indonesia merasa perlu membentuk pertahanan yang kuat. Hal itu menjadi latar belakang adanya Dwikora.
Latar Belakang dan Tujuan Dwikora
Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, terjadi beberapa peristiwa bersejarah. Begitu pun setelah kemerdekaan berhasil diproklamasikan, terdapat pula beberapa peristiwa bersejarah lainnya, salah satunya adalah adanya Dwikora.
Mengutip buku berjudul Intai Amfibi Marinir: Senyap Menjaga Indonesia yang disusun oleh Tantahara dan Gani Kristanto (2022: 97), Dwi Komando Rakyat (DWIKORA) adalah komando yang diteriakkan oleh Presiden Soekarno saat Indonesia berkonflik dengan Malaysia.
Hal tersebut dilakukan sebagai respons atas rencana pembentukan Federasi Malaysia. Komando dalam Dwikora ini dikumandangkan dalam sebuah apel besar sukarelawan di Jakarta pada 3 Mei 1964.
Dwikora merupakan politik konfrontasi melawan munculnya kolonialisme dan imperialisme di kawasan Asia Tenggara. Berikut ini adalah beberapa poin yang terkandung dalam isi Dwikora:
Memperkuat ketahanan revolusi Indonesia.
Ikut membantu perjuangan revolusioner rakyat Serawak, Brunei, dan lainnya dengan cara menggagalkan pembentukan negara boneka Malaysia.
Pada 1960-an, Federasi Malaysia berniat menggabungkan wilayah Singapura, Brunei, Serawak, Malaya, dan Sabah menjadi satu wilayah dengan Malaysia.
Pembentukan Dwikora ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran Presiden Soekarno terhadap negara Malaya yang dianggap merupakan tindak penjajahan neokolonialisme. Oleh sebab itu, Dwikora dibentuk.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan tujuan adanya Dwikora adalah untuk membantu menjaga kedaulatan dan keutuhan Indonesia. Adanya Dwikora juga mempertegas bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat penuh.
Pembentukan Federasi Malaysia ini membuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia terputus pada 1963. Hal ini kemudian dilanjutkan dengan pemutusan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Malaya, Sarawak, serta Sabah.
Dwikora kemudian ditindaklanjuti dengan adanya operasi militer yang bernama Komando Siaga. Kemudian, Indonesia mengeluarkan diri dari keanggotaan PBB tanggal 7 Januari 1965.
Sekian pembahasan tentang tujuan Dwikora beserta latar belakang dan isinya. Semoga bermanfaat. (DAP)
