Tujuan GNB beserta Peran Indonesia di Dalamnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat berbagai tujuan GNB yang berusaha dicapai oleh para negara anggotanya. Di mana dalam prosesnya, Indonesia turut berperan penting.
Dikutip dari buku Sejarah 3, Gerakan Non Blok atau GNB merupakan gerakan negara-negara yang tidak memihak pada salah satu blok dan tidak menghendaki pengaruh pada salah satu kekuatan terhadap anggoatannya.
Lalu apa saja tujuan GNB serta peranan Indonesia di dalamnya? Simak pembahasannya di bawah ini.
Mengenal GNB dan Peran Indonesia di Dalamnya
Gerakan non blok (GNB) merupakan gerakan yang dipelopori negara-negara dunia ketiga dengan anggota sedikitnya 100 negara.
Latar belakang dari adanya GNB sendiri adalah perang dingin antara Blok Barat dengan Blok Timur.
Kedua pihak seringkali memperebutkan negara-negara yang tidak masuk ke dalam blok manapun untuk dikuasai.
GNB didirikan pada 1 September 1961 dan dipelopori beberapa tokoh, yaitu
Soekarno dari Indonesia
Jawaharlal Nehru dari India
Gamal Abdul Nasser dari Mesir
Joseph Broz Tito dari Yugoslavia
Kwame Nkrumah dari Ghana
Dalam prosesnya, para pendiri GNB sepakat mendirikan gerakan dan bukan organisasi untuk menjauhi implikasi birokrasi. Selain itu, dijelaskan pula bahwa GNB tidak mengarah ke peran pasif dalam politik internasional.
GNB mempunyai posisi khusus dalam politik luar negeri Indonesia. Karena sejak awal terbentuk, Indonesia telah memiliki peran penting di dalam gerakan ini. Bahkan Presiden Soekarno secara khusus telah diakui sebagai salah seorang pendiri dan penggagas GNB.
Indonesia juga menilai bahwa GNB memiliki peran penting karena berprinsip untuk melakukan refleksi perjuangan serta tujuan bangsa.
Tujuan GNB
Tujuan utama Gerakan Non Blok adalah mendukung hak untuk menentukan nasib sendiri, kemerdekaan nasional, kedaulatan, sampai integritas nasional dari anggota negara.
Selain itu, terdapat beberapa tujuan GNB lainnya, yakni:
Tidak berpihak pakta militer multilater
Menentang adanya apartheid
Berjuang menentang manifestasi imperialisme
Memperjuangkan dan menentang pendudukan, kolonialisme, rasisme, neokolonialisme, sampai dominasi asing
Pelucutan senjata
Tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain
Menolak memakai maupun mengancam kekuatan hubungan internasional
Membangun ekonomi sosial serta restrukturisasi sistem perekonomian internasional
Kerja sama internasional dengan hak sama
Mengembangkan solidaritas negara berkembang
Meredakan ketegangan dunia
Demikian pembahasan mengenai tujuan GNB dan peran Indonesia di dalamnya. (LAU)
