Konten dari Pengguna

Tujuan Maklumat 3 November 1945 Mengenai Partai Politik

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tujuan Maklumat 3 November 1945. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tujuan Maklumat 3 November 1945. Sumber: Unsplash

Tujuan Maklumat 3 November 1945 menjadi salah satu topik pembelajaran dalam sejarah.

Dikutip dari buku Presidensialisme Setengah Hati oleh Hanta Yuda AR, pada 3 November 1945 pemerintah Indonesia mengeluarkan Maklumat Pemerintah mengenai pendirian partai politik. Maklumat ini dikeluarkan Wakil Presiden Mohammad Hatta atas desakan Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat.

Lantas, apa tujuan dari maklumat tersebut?

Tujuan Maklumat 3 November 1945

Ilustrasi Tujuan Maklumat 3 November 1945. Sumber: Unsplash

Pada 29 Agustus 1945 Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dibentuk oleh pemerintah dengan tugas membantu presiden. Setelah pembentukan KNIP, pada 12 September 1945 pemerintah mendirikan Kabinet Presidensial.

Kabinet tersebut berbentuk pemerintahan presidensial dengan partai tunggalnya yaitu Partai Nasional Indonesia (PNI). Didirikannya partai tunggal ini memancing reaksi kelompok sosialis dengan Sutan Sjahrir sebagai pemimpinnya.

Kelompok sosialis menentang sistem pemerintahan presidensial serta partai tunggal. Mereka menganggap hal tersebut akan menciptakan pemerintahan yang diktator. Maka dari itu, pada 3 November 1945 pemerintah yang diwakili Wakil Presiden Mohammad Hatta menandatangani maklumat politik.

Adapun tujuan dari Maklumat 3 November 1945 untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi serta menghimbau pendirian partai politik sebanyak-banyaknya sebelum pemilu yang dilakukan pada Januari 1946.

Isi dari Maklumat 3 November 1945 yaitu:

  • Pemerintah menyukai pembentukan partai-partai politik sebab dianggap bisa mengarahkan pemerintah maupun masyarakat ke arah lebih baik

  • Pemerintah mempunyai harapan supaya partai politik telah tersusun sebelum diselenggarakannya pemilihan anggota badan perwakilan rakyat pada Januari 1946

Berbagai partai politik kemudian mulai terbentuk setelah dikeluarkannya Maklumat 3 November 1945. Misalnya Partai Buruh Indonesia, Partai Sosialis Indonesia, partai Komunis Insdonesia (PKI), dan Partai Kristen Indonesia.

Maklumat 3 November 1945 merupakan peraturan utama yang mengatur mengenai partai politik di Indonesia selama sekitar 14 tahun. Pemberlakukan Maklumat 3 November 1945 kemudian dicabut melalui Penetapan Presiden Nomor 7 Tahun 1959 tentang Syarat-syarat dan Penyederhanaan Partai yang dikeluarkan pada 31 Desember 1959 oleh Presiden Soekarno.

Itulah sekilas pembahasan mengenai tujuan Maklumat 3 November 1945.(LAU)