Konten dari Pengguna

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan bagi Mahasiswa

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tujuan pendidikan kewarganegaraan, sumber foto: Keira Burton by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tujuan pendidikan kewarganegaraan, sumber foto: Keira Burton by pexels.com

Pendidikan kewarganegaraan adalah suatu pengetahuan wajib dalam dunia pendidikan, mulai dari jenjang sekolah hingga perguruan tinggi. Tujuan pendidikan kewarganegaraan yang paling utama sebenarnya adalah menciptakan civics inteliegence.

Selain itu, dengan adanya pendidikan kewarganegaraan dapat membantu menguatkan moral untuk bernegara dan berbangsa. Pendidikan kewarganegaraan juga bisa meningkatkan kecerdasan dala kewarganegaraan secara sosial dan intelektual.

Dikutip dari buku Project Citizen (Inovasi Model Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan) karya Dr. Anita Trisiana, S.Pd., M.H. dan Drs. Wartoyo, M.Pd, di bawah ini terdapat penjelasan lengkap tentang tujuan dari pendidikan kewarganegaraan bagi mahasiswa.

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Ilustrasi tujuan pendidikan kewarganegaraan, sumber foto: Andrea Piacquadio by pexels.com

Tujuan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia yaitu berkontribusi penting dalam menunjang tujuan bernegara Indonesia. Secara sistematik, pendidikan kewarganegaraan adalah perwujudan fungsi dan tujuan pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945.

Pendidikan kewarganegaraan juga berkaitan dan berjalan seiring dengan perjalanan pembangunan kehidupan bernegara dan berbangsa. Sebenarnya pendidikan kewarganegaraan termasuk bagian integral dari ide, praksis kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara Indonesia serta instrumentasi.

Bahkan bisa dikatakan bahwa pendidikan nasional hakikatnya adalah pendidikan kewarganegaraan. Tujuannya untuk melahirkan warga negara Indonesia yang berkualitas baik dalam disiplin sosial dan nasional, dalam produktivitas kerja dan etos kerja.

Warga negara yang baik menurut pendidikan kewarganegaraan adalah warga negara yang demokratis bertanggung jawab. Serta warga negara yang memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Secara garis besar, pendidikan kewarganegaraan di Indonesia bertujuan untuk membentuk warga negara yang demokratis bertanggung jawab. Adanya pendidikan kewarganegaraan juga membuat masyarakat memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Pendidikan kewarganegaraan juga sering dijadikan sebagai progam kurikuler. Artinya, pendidikan kewarganegaraan yang dilaksanakan di sekolah atau dunia pendidikan, mencakup progam intra, ko, dan ekstrakurikuler.

Bukan hanya itu saja, namun pendidikan kewarganegaraan juga dijadikan sebagai program kurikulum, khususnya intra kurikuler. Hal ini membuat pendidikan kewarganegaraan dapat diwujudkan dengan nama pelajaran yang berdiri sendiri atau terintegrasi dengan mata pelajaran yang lain.

Kesimpulannya, tujuan pendidikan kewarganegaraan bagi mahasiswa Indonesia adalah menciptakan pemikiran yang rasional dan kritis dalam menanggapi isu kewarganegaraan. Selain itu, ada banyak tujuan lain dari pendidikan kewarganegaraan yang mudah ditemukan dalam kehidupan warga negara Indonesia. (DSI)