Konten dari Pengguna

Tujuan Perjanjian Saragosa beserta Latar Belakang Terjadinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tujuan Perjanjian Saragosa. Sumber: C A/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tujuan Perjanjian Saragosa. Sumber: C A/pexels.com

Perjanjian Saragosa atau Zaragoza adalah perjanjian antara Spanyol dan Inggris pada 1529. Adapun tujuan Perjanjian Saragosa, yaitu untuk mendamaikan perebutan wilayah antara kedua belah pihak.

Syahid dan Gerung dalam Kampung Tidore di Pulau Sangihe dan Pulau Lembeh: Dinamika Antar Wilayah dan Agama pada Abad ke-17 dan 18 menyebutkan jika Perjanjian Saragosa terjadi untuk menghentikan perselisihan akibat perebutan wilayah Maluku.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar tujuan Perjanjian Saragosa, baca artikel ini sampai habis.

Latar Belakang dan Tujuan Perjanjian Saragosa

Ilustrasi tujuan perjanjian saragosa. Sumber: Inge Wallumrød/pexels.com

Perjanjian Saragosa adalah perjanjian yang terjadi ketika Portugis dan Spanyol tiba di wilayah Maluku serta terjadi perebutan wilayah. Adapun latar belakang dan tujuan Perjanjian Saragosa adalah.

1. Latar Belakang Perjanjian Saragosa

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Perjanjian Saragosa terjadi antara Spanyol dan Portugis karena adanya perebutan wilayah kekuasaan Maluku.

Pasalnya, kedua negara tersebut sebelumnya telah melakukan Perjanjian Tordensillas untuk mencegah pertemuan saat pelayaran. Namun, ternyata, pertemuan tersebut tak dapat terbendung akibat bentuk bumi yang bulat.

Pada saat itu, Maluku kaya akan rempah-rempah sehingga kedua negara sama-sama ingin memonopoli perdagangan untuk memperoleh keuntungan.

Bangsa Portugis pertama kali datang ke Maluku. Kemudian, pada 1521 Masehi, bangsa Spanyol tiba di Tidore dan memicu konflik antarkedua negara. Hal ini terjadi karena keduanya menuduh telah melanggar Perjanjian Tordensillas.

Itulah mengapa, Perjanjian Saragosa akhirnya dilakukan pada 22 April 1529 yang berisi:

  • Bumi terbagi atas dua pengaruh, yakni pengaruh Portugis dan Spanyol.

  • Wilayah kekuasaan Spanyol mulai dari Meksiko, ke barat, hingga ke kepulauan Filipina. Sementara itu, wilayah kekuasaan Portugis mulai dari Brazil, ke timur, hingga ke kepulauan Maluku.

2. Tujuan Perjanjian Saragosa

Tujuan Perjanjian Saragosa adalah untuk mendamaikan perselisihan antara Spanyol dan Portugis yang merebut kekuasaan atas wilayah Maluku.

Akibat dari Perjanjian Saragosa sendiri adalah bangsa Spanyol harus meninggalkan Maluku. Di sisi lain, Spanyol telah memulai pusat kegiatannya di wilayah Filipina.

Selain itu, Perjanjian Saragosa juga memunculkan pemikiran bahwa bumi memiliki bentuk bulat karena pada akhirnya, Spanyol dan Portugis bertemu setelah memutuskan batas wilayah.

Demikian sederet informasi seputar latar belakang dan tujuan Perjanjian Saragosa. [ENF]