Tujuan Teori Merkantilisme, Pengertian, dan Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teori merkantilisme adalah suatu teori yang mendorong bangsa Eropa menjelajah ke negara lain. Adapun tujuan teori merkantilisme adalah meningkatkan kekuatan suatu negara dengan melemahkan kesejahteraan negara lain.
Novyanti dalam Konsep Ekonomi Merkantilisme menjelaskan bahwa teori merkantilisme ini termasuk sebagai konsep ekonomi perdagangan.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai tujuan teori merkantilisme, simak penjelasannya di artikel berikut ini.
Pengertian Teori Merkantilisme
Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai tujuan teori merkantilisme, sebaiknya cari tahu dulu pengertiannya. Jadi, teori merkantilisme adalah suatu teori ekonomi yang menganggap jika kesejahteraan suatu negara ditentukan oleh banyaknya aset miliknya.
Nah, untuk meningkatkan jumlah aset suatu negara, maka volume perdagangan internasional memegang peran krusial. Dalam hal ini, ketika suatu negara mempunyai volume perdagangan internasional besar, maka asetnya akan lebih banyak.
Guna melindungi aktivitas perdagangan, banyak negara yang menerapkan skema Mother Country atau kerajaan induk. Skema ini bertujuan untuk mengontrol aktivitas perdagangan di wilayah koloni atau jajahan.
Cara Mother Country dalam mengontrol aktivitas perdagangan dilakukan dengan meningkatkan ekspor serta menekan impor. Selain itu, konsep ini juga membuat suatu negara mengeruk kekayaan alam negara koloninya.
Tujuan Teori Merkantilisme
Teori merkantilisme termasuk sebagai konsep ekonomi yang diimplementasikan oleh sejumlah negara di Eropa pada abad ke-16 hingga ke-18. Adapun tujuan teori merkantilisme adalah:
Meningkatkan kesejahteraan serta kekuatan suatu negara dengan melemahkan kekuatan ekonomi negara lain yang menjadi wilayah jajahannya.
Mendorong suatu negara maupun kerajaan untuk menyimpan cadangan moneter sebanyak-banyaknya lewat keseimbangan perdagangan positif di tingkat internasional.
Menguatkan suatu negara dalam melakukan peperangan untuk mempertahankan wilayah jajahannya.
Ciri-ciri Teori Merkantilisme
Penerapa teori merkantilisme ini mempunyai sejumlah ciri-ciri. Adapun ciri-ciri teori merkantilisme adalah:
Suatu negara sangat berambisi untuk mengumpulkan logam mulia.
Suatu negara atau kerajaan mempunyai peran penuh terhadap kegiatan perdagangan yang dijalani oleh negara jajahannya. Hal ini bertujuan untuk menjaga neraca perdagangan tetap aktif.
Mendorong industri dalam negeri agar mempunyai kemampuan untuk mengubah bahan baku menjadi bahan jadi yang diburu di pasar internasional.
Mendorong pertambahan penduduk, karena dianggap sebagai modal guna memajukan industri.
Mendorong kegiatan ekspor produk.
Demikian sederet informasi mengenai pengertian dan tujuan teori merkantilisme. [ENF]
