Konten dari Pengguna

Ular Terbesar dalam Sejarah yang Pernah Hidup di Bumi

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ular Terbesar dalam Sejarah yang Pernah Hidup di Bumi, Foto: Pexels/DavidClode
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ular Terbesar dalam Sejarah yang Pernah Hidup di Bumi, Foto: Pexels/DavidClode

Ular terbesar dalam sejarah menjadi bagian spesifik dari kekayaan informasi tentang fauna purba yang menakjubkan. Jenis ular yang pernah ditemukan dalam ukuran yang luar biasa ini mengundang rasa penasaran, baik dari sisi ilmiah maupun umum.

Menelusuri fakta-fakta tentang ular raksasa ini dapat membawa pembaca pada pemahaman baru tentang evolusi, lingkungan hidup masa lalu, hingga perubahan iklim yang berpengaruh terhadap kehidupan makhluk tersebut.

Mengutip situs rri.co.id, meski tak berkaki, ular tetap mampu bergerak lincah. Salah satu yang tercepat adalah Black Mamba, yang kecepatannya bisa mencapai 20 km/jam.

Ular Terbesar dalam Sejarah

Ilustrasi Ular Terbesar dalam Sejarah yang Pernah Hidup di Bumi, Foto: Pexels/DavidClode

Ular terbesar dalam sejarah yang pernah hidup di bumi adalah Vasuki indicus, sebuah ular purba dari keluarga Madtsoiidae yang fosilnya ditemukan di India dan diperkirakan hidup sekitar 47 juta tahun lalu pada zaman Eosen.

Vasuki indicus diperkirakan memiliki panjang antara 11 hingga 15 meter, menjadikannya salah satu ular terbesar yang pernah ditemukan.

Bahkan, hewan tersebut berpotensi melebihi panjang Titanoboa, ular raksasa yang sebelumnya dianggap sebagai ular terbesar sepanjang masa.

Fosil Vasuki terdiri dari 27 ruas tulang belakang yang memberikan gambaran tentang morfologi dan perilakunya sebagai predator penyergap yang bergerak lambat, mirip dengan ular piton dan anaconda modern.

Sebelum penemuan Vasuki indicus, Titanoboa cerrejonensis dari Amerika Selatan dianggap sebagai ular terbesar yang pernah hidup, dengan panjang sekitar 15 meter dan berat lebih dari 1.100 kg.

Titanoboa hidup sekitar 60 juta tahun lalu di hutan prasejarah Kolombia dan merupakan nenek moyang ular piton modern.

Fosil Titanoboa ditemukan di tambang batu bara Cerrejón dan menjadi ikon ular raksasa purba yang menguasai ekosistemnya sebagai predator puncak.

Selain Vasuki dan Titanoboa, ada pula ular raksasa lain yang pernah hidup di masa lalu, seperti Gigantophis yang ditemukan di Mesir dan diperkirakan panjangnya mencapai 6,7-10,6 meter.

Kemudian, ada pula palaeophis colossaeus, ular laut terbesar sepanjang sejarah dengan panjang 9-12,3 meter yang mampu memangsa anak paus.

Ular-ular ini menunjukkan bahwa berbagai jenis ular raksasa pernah menguasai berbagai habitat, baik darat maupun laut, selama periode Paleogen dan sebelumnya.

Penemuan Vasuki indicus mengubah pemahaman tentang evolusi ular raksasa dan menunjukkan bahwa ular dengan ukuran luar biasa besar tidak hanya hidup di Amerika Selatan, tetapi juga di Asia Selatan.

Ular terbesar dalam sejarah membuka wawasan tentang betapa ekstremnya ukuran yang bisa dicapai oleh spesies tertentu di masa lalu. Fosil ular raksasa menggambarkan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhannya yang luar biasa. (Fikah)

Baca juga: 10 Hewan Purba yang Sudah Punah beserta Ukurannya, Tidak Hanya Dinosaurus