Upacara Bayi Baru Lahir di Bali yang Menjadi Bagian dari Tradisi Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bali merupakan salah satu wilayah Indonesia yang mempunyai banyak macam tradisi, salah satunya upacara bayi baru lahir. Upacara bayi baru lahir di Bali adalah Jatakarma Samskara.
Upacara tersebut berkembang seiring dengan keberadaan ajaran Hindu di Bali. Jatakarma Samskara adalah upacara yang menjadi bentuk ungkapan syukur atas kehadiran anak dalam keluarga.
Upacara Bayi Baru Lahir di Bali
Kelahiran bayi merupakan berkah bagi setiap keluarga, terlebih lagi bagi orang tua yang sudah lama menantikannya. Kondisi itu membuat keluarga akan sangat mensyukuri kehadiran bayi sehingga muncul berbagai macam tradisi di lingkungan masyarakat.
Salah satu contoh tradisi mengenai bayi baru lahir adalah Jatakarma Samskara. Jatakarma Samskara merupakan upacara bayi baru lahir di Bali.
Mengutip dari buku Upacara Manusia Yadnya (Sarira Samskara) di Bali: Tinjauan dari Sudut Pandang Filosofis, Sosiologis, dan Religiosains, Adnyana dan Mangku (2022: 50), secara etimologi, Jatakarma Samskara adalah gabungan kata dalam bahasa Sansekerta.
Kata tersebut adalah jata yang artinya lahir, timbul, atau disebabkan muncul. Kemudian, kata karma yang artinya tindakan, kinerja, tugas, kewajiban, atau pencapaian.
Kata Samskara itu sendiri memiliki makna sebagai ritus peralihan. Oleh karena itu, Jatakarma Samskara memiliki makna sebagai ritual ketika seseorang dilahirkan kembali (ritus kelahiran) menurut ajaran Hindu.
Tujuan dan Perlengkapan Upacara Jatakarma Samskara
Setiap upacara yang menjadi tradisi dalam lingkungan masyarakat selalu memiliki tujuan tertentu. Demikian pula dengan Jatakarma Samskara yang ada di Bali, Indonesia.
Mengutip dari buku yang sama, Adnyana dan Mangku (2022: 50), tujuan ritual tersebut adalah bentuk penyampaian rasa syukur dan perwujudan rasa kebahagiaan atas keselamatan bayi yang lahir ke dunia.
Upacara kelahiran bayi tersebut membutuhkan beberapa perlengkapan. Mengutip dari buku Indonesia Nan Indah: Upacara Adat, Maryani (2020: 12), berikut adalah macam-macam perlengkapan Jatakarma Samskara:
Dapetan yang terdiri dari nasi berbentuk tumpeng dengan lauk-pauk dan buah-buahan.
Canang sari atau canang genten, sampiyanjaet, dan penyeneng.
Kendil atau periuk kecil untuk menanam ari-ari dengan tutupnya.
Kain putih dan bunga.
Jadi, upacara bayi baru lahir di Bali adalah Jatakarma Samskara. Upacara tersebut merupakan ungkapan syukur atas kehadiran anak sekaligus wujud kebahagiaan atas keselamatan bayi. (AA)
