Konten dari Pengguna

Urbanisasi: Pengertian, Faktor Pendorong, dan Dampaknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Urbanisasi. Sumber: Lukas Kloeppel/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Urbanisasi. Sumber: Lukas Kloeppel/Pexels.com

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan berbagai faktor. Umumnya, orang yang menjalankan urbanisasi bertujuan meningkatkan taraf hidupnya.

Fenomena sosial ini banyak terjadi karena minimnya fasilitas dan pelayanan yang diperoleh, kemiskinan, standar hidup yang rendah, serta ketimpangan sosial. Agar semakin paham, simak penjelasan di bawah ini!

Pengertian Urbanisasi

Ilustrasi: Urbanisasi. Sumber: Ron Lach/Pexels.com

Dwi. C.P dalam buku berjudul Urbanisasi dan Permasalahannya menjelaskan bahwa urbanisasi merupakan kegiatan yang berkaitan dengan perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi juga termasuk pada proses kenaikan proporsi jumlah penduduk yang tinggal di kawasan perkotaan.

Namun, urbanisasi sebenarnya lebih dari sekadar perpindahan penduduk karena urbanisasi berkaitan tentang kota dan perkembangannya. Singkatnya, urbanisasi dalam ilmu lingkungan adalah proses pengkotaan suatu wilayah.

Urbanisasi sendiri asalnya dari kata "urban" yang berarti kota, dan mendapat imbuhan "nisasi" yang memberi makna membuat jadi kota. Urbanisasi berjalan melalui proses perubahan dan perkembangan suatu wilayah supaya bisa disebut sebagai sebuah kota.

Pada urbanisasi, desa, kota, penduduk, dan seluruh yang ada di dalamnya adalah bagian penting yang saling memengaruhi dan mempunyai ketergantungan satu dengan yang lainnya.

Faktor Urbanisasi

Urbanisasi terjadi karena ada faktor yang melatarbelakanginya yang terdiri dari faktor pendorong dan faktor penarik. Berikut penjelasannya:

1. Faktor Pendorong

Faktor pendorong urbanisasi, antara lain:

  • Kemiskinan.

  • Lapangan pekerjaan yang kurang.

  • Desa mempunyai adat istiadat yang ketat sehingga masyarakatnya tidak diperbolehkan melakukan banyak hal, utamanya hal yang tidak sesuai adat.

  • Desa mempunyai upah yang rendah daripada kota.

  • Fasilitas desa yang minim dan membuat banyak penduduk pindah ke kota.

2. Faktor Penarik

Sementara, faktor penarik urbanisasi, antara lain:

  • Kota mempunyai upah yang lebih tinggi dibandingkan desa.

  • Mudah mendapatkan pekerjaan di kota, mudah rekreasi, mudah mendapatkan fasilitas kesehatan, dan lainnya.

  • Kota sebagai lokasi menggantungkan keahlian.

  • Kota mempunyai kebudayaan yang tinggi.

Dampak Urbanisasi

Urbanisasi yang dilakukan secara masif sangat berdampak dalam kehidupan manusia, seperti:

  • Populasi kota semakin padat.

  • Keterbatasan hunian daerah perkotaan sehingga mengakibatkan banyak orang tidak memiliki tempat tinggal.

  • Terjadi kemacetan karena semakin banyak populasi maka semakin banyak mobilitas yang terjadi.

  • Muncul kawasan kumuh karena saking banyaknya populasi dan mereka tidak semuanya paham tentang menjaga lingkungan yang baik.

  • Berkurangnya penduduk usia produktif di desa karena usia produktif memilih kerja di kota.

  • Banyak pengangguran karena kepadatan populasi membuat penyerapan tenaga kerja tidak seimbang dengan orang yang membutuhkan kerja.

Demikianlah penjelasan tentang urbanisasi yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)