Konten dari Pengguna

Warisan Budaya Tak Benda: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Warisan Budaya Tak Benda. Sumber: Nor Kholis/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Warisan Budaya Tak Benda. Sumber: Nor Kholis/Pexels.com

Warisan budaya tak benda adalah budaya dengan sifat yang tidak bisa dipegang. Warisan budaya ini diwariskan satu generasi ke generasi yang lain secara terus-menerus.

Bukan hanya itu, warisan budaya tak benda diciptakan kembali oleh masyarakat serta kelompok dalam menanggapi lingkungan di sekitarnya, interaksi manusia dengan alam dan sejarah, serta memberi rasa identitas yang berkelanjutan. Lebih jelasnya, simak artikel ini!

Pengertian Warisan Budaya Tak Benda

Ilustrasi: Warisan Budaya Tak Benda. Sumber: Xavier Messina/Pexels.com

I Wayan Putra Yasa dalam buku berjudul Sejarah dan Kearifan Lokal di Era Globalisasi menjelaskan bahwa warisan budaya tak benda disebut juga intangible heritage yang dapat berupa tradisi lisan, seni pertunjukan, ritual, pengetahuan, serta keterampilan.

Sifat warisan budaya tak benda bisa berlalu dan hilang seiring perkembangan zaman. Oleh karena itu, perlu dilakukannya pelestarian dari satu generasi ke generasi selanjutnya agar warisan budaya tersebut tidak hilang begitu saja.

Fungsi Warisan Budaya Tak Benda

Penetapan warisan budaya tak benda berfungsi supaya setiap wilayah bisa lebih mengenal serta menampilkan kebudayaannya masing-masing. Hal ini tidak terlepas dari kekayaan warisan budaya yang sangat beragam di masing-masing wilayah.

Namun, tidak semua masyarakat Indonesia sadar dengan kekayaan luar biasa yang harus selalu dilestarikan. Untuk itulah, Indonesia mengadakan penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) nasional yang diresmikan rutin setiap tahunnya.

Fungsinya untuk pengingat dan pendorong suatu karya budaya agar dapat terus dilestarikan. Dengan ketetapan sertifikasi dari pemerintah pusat, harapannya juga di setiap provinsi akan ada kebijakan melestarikan warisan budaya tak benda secara lebih sistematis.

Contoh Warisan Budaya Tak Benda di Indonesia

Inilah beberapa contoh warisan budaya tak benda yang ada di Indonesia, yaitu:

1. Tradisi Lisan dan Ekspresi

  • Bahasa

  • Puisi

  • Mantra

  • Doa

  • Nyanyian rakyat

  • Peribahasa

  • Teka-teki rakyat

  • Pertunjukan dramatik

  • Seni pertunjukan

  • Seni tari

  • Seni suara

  • Seni musik

  • Seni gerak

  • Seni teater

2. Adat Istiadat, Perayaan, dan Ritual

  • Upacara tradisional

  • Hukum adat

  • Sistem kekerabatan tradisional

  • Sistem organisasi sosial

  • Sistem Ekonomi tradisional

  • Perayaan Tradisional

3. Pengetahuan dan Kebiasaan Mengenai Perilaku kepada Manusia dan Alam

  • Pengetahuan tentang alam

  • Kosmologi (pertanggalan, perbintangan)

  • Kearifan lokal

  • Pengobatan tradisional

4. Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional

  • Teknologi tradisional

  • Arsitektur tradisional

  • Pakaian tradisional

  • Kerajinan tradisional

  • Kuliner tradisional

  • Transportasi tradisional

  • Senjata tradisional

Itulah penjelasan tentang warisan budaya tak benda yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)