Konten dari Pengguna

Zaman Megalitikum: Sejarah, Ciri-Ciri, dan Peninggalannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi zaman Megalitikum. Sumber: John Nail/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi zaman Megalitikum. Sumber: John Nail/pexels.com

Zaman Megalitikum adalah zaman prasejarah yang ditandai dengan kemampuan manusia mulai berkembang, terlebih dalam hal membuat barang-barang dari batu besar. Pada masa ini, manusia masih memanfaatkan batu-batuan untuk membantu kehidupannya, tetapi bentuknya lebih modern.

Riadi dan Misnawati dalam penelitiannya yang bertajuk Persepsi Jurai Tue terhadap Nilai Filosofi Arca Imam Peninggalan Zaman Batu (Megalitikum) di Kabupaten Lahat: Studi di Desa Simpur Kabupaten Lahat, menyampaikan bahwa zaman batu besar atau Megalitikum memiliki banyak peninggalan bersejarah yang digunakan oleh manusia purba zaman dahulu.

Jika ingin tahu peninggalan bersejarah pada zaman Megalitikum, simak informasi lengkapnya berikut ini.

Sejarah Zaman Megalitikum

Ilustrasi zaman Megalitikum. Sumber: Kris Schulze/pexels.com

Zaman Megalitikum diperkirakan berasal dari kebudayaan Laut Tengah, Mesir. Von Heine Geldern mengungkapkan bahwa kebudayaan Megalitikum berasal dari Tiongkok Selatan sebelum akhirnya menyebar ke Austronesia.

Zaman Megalitikum terdiri dari Megalitikum Tua serta Muda. Masa Megalitikum Tua berlangsung pada 2500 hingga 1500 Sebelum Masehi yang diperkirakan dibawa oleh masyarakat Proto Melayu. Di sisi lain, Megalitikum Muda terjadi sekitar 1000-100 tahun Sebelum Masehi yang dibawa oleh bangsa Deutro Melayu.

Ciri-Ciri Zaman Megalitikum

Ada beberapa ciri-ciri zaman Megalitikum yang membedakannya dengan zaman purba lainnya. Adapun sejumlah ciri-ciri zaman Megalitikum adalah:

  • Manusia purba pada masa ini perlahan-lahan mulai beralih pada peralatan yang berasal dari perunggu.

  • Mempunyai kepercayaan animisme atau percaya terhadap makhluk halus maupun roh. Hal ini ditandai dengan penemuan monolit atau menhir.

  • Mulai menggunakan teknik bercocok tanam serta beternak untuk bertahan hidup.

  • Sudah mempunyai tempat tinggal tetap, terlebih lagi teknologi tradisionalnya mulai mengalami pertumbuhan.

Peninggalan Kebudayaan Zaman Megalitikum

Manusia prasejarah di zaman batu besar telah mengalami kemajuan dari segi teknologinya untuk bertahan hidup dan melakukan kegiatan sehari-hari. Adapun sejumlah peninggalan kebudayaan zaman Megalitikum adalah:

  • Menhir, yaitu batu pahatan besar yang digunakan oleh manusia purba untuk ibadah atau ritual keagamaan.

  • Monolit, bentuknya menyerupai menhir, tetapi terbentuk secara alami dan digunakan untuk ritual keagamaan.

  • Dolmen, yaitu batu pahatan yang digunakan sebagai pintu masuk pemakaman.

  • Trilit, berupa susunan batu untuk kebutuhan ritual.

  • Sarkofagus, yaitu batu pahatan yang fungsinya untuk meletakkan jasad manusia.

Itulah beberapa informasi penting terkait sejarah zaman Megalitikum, ciri-ciri, dan peninggalan kebudayaannya. [ENF]