Konten dari Pengguna

Berdiferensiasi, Menajamkan Potensi Peserta Didik dalam Kurikulum Merdeka SD

SEKAR ANGGUN EKA PRASASTI

SEKAR ANGGUN EKA PRASASTI

S1 Fisika - UNY 2013 S1 PGSD - UT 2016 PPG PGSD UAD - sekarang

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEKAR ANGGUN EKA PRASASTI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Potensi peserta didik meliputi kesiapan belajar, minat, dan profil belajar dapat ditingkatkan dengan memberikan pembelajaran secara luwes yang disebut dengan pembelajaran berdiferensiasi. pembelajaran secara berdiferensiasi bukan merupakan pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda pada setiap peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi telah ditawarkan oleh Kurikulum Merdeka. Pemahaman makna sistem pembelajaran berdiferensiasi dilakukan sebagai langkah awal yang harus dipenuhi oleh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, untuk menerapkan sistem pembelajaran diferensiasi. Merdeka belajar dapat dikembangkan menggunakan strategi dalam pembelajaran diferensiasi untuk mewujudkan transformasi dalam dunia pendidikan.

Pembelajaran berbasis differensiasi di SD N 2 Wates berdasarkan minat peserta didik. Sumber : Foto Sekar Anggun Eka Prasasti
zoom-in-whitePerbesar
Pembelajaran berbasis differensiasi di SD N 2 Wates berdasarkan minat peserta didik. Sumber : Foto Sekar Anggun Eka Prasasti

Kurikulum akan terus menjadi perangkat penting dalam mencapai suatu tujuan pembelajaran. Dapat dikatakan demikian karena kurikulum merupakan pedoman penyelenggara pembelajaran yang mencakup berbagai rancangan dan kesepakatan mengenai kajian, proses serta penilaian dan hasil belajar. Dengan kata lain kurikulum dan pembelajaran adalah hal yang integral dengan dunia pendidikan, dalam kasus ini adalah sistem pendidikan nasional. Artinya, masing-masing dari keduanya saling memengaruhi, sehingga tidak dapat dipisahkan.

Pembelajaran berdiferensiasi tak lain adalah salah satu strategi pelaksanaan kurikulum merdeka. Ditinjau dari perspektif pendidikan, pembentukan strategi ini dilakukan supaya peserta didik dapat secara bebas berekspresi dan bereksplorasi mengenai materi-materi yang ditawarkan oleh guru. Artinya, teknis pembelajaran yang sebelumnya telah dipusatkan pada peserta didik, kini dibuat lebih variatif disesuaikan dengan minat dan bakat masing-masing peserta didik. Disebutkan pula, berdasarkan pandangan filosofi Ki Hadjar Dewantara, bahwa setiap anak itu berbeda dan unik, yang harus dituntun sesuai dengan kodratnya. Potensi yang ada dalam diri peserta didik diberi kebebasan untuk ditingkatkan. Potensi yang dimaksud adalah kesiapan belajar, minat dan profil belajar dari peserta didik. Hal tersebut dinamakan pembelajaran diferensiasi. Guru memfasilitasi peserta didik sesuai dengan kebutuhannya karena setiap murid mempunyai karakteristik dan gaya belajar. Kesuksesan guru dalam mengajar didasari oleh mengenali profil dari peserta didik. Pengembangan merdeka belajar selaras dengan pembelajaran diferensiasi.

Pembelajaran berbasis differensiasi di SD N 2 Wates berdasarkan kesiapan dari peserta didik. Sumber : Foto Sekar Anggun Eka Prasasti

Transformasi pendidikan dapat diwujudkan untuk mencapai merdeka belajar dengan cara pembelajaran berdiferensiasi. Strategi pembelajaran berdasarkan prinsip diferensiasi perlu diterapkan oleh guru. Tindakan yang masuk akal juga perlu dipikirkan untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Ditegaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti pembelajaran dengan memberikan perlakuan atau tindakan yang berbeda untuk setiap peserta didik. Maupun pembelajaran yang membedakan antara peserta didik yang pintar dengan yang kurang pintar. Pemahaman makna sistem pembelajaran berdiferensiasi sendiri dilakukan sebagai langkah awal yang harus dipenuhi oleh masing-masing pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan untuk menerapkan sistem pembelajaran terdiferensiasi agar menyatu dengan kurikulum merdeka.

Situasi pembelajaran di kelas SD N 2 Wates, pengelompokan peserta didik berdasarkan differensiasi. Sumber : Foto Sekar Anggun Eka Prasasti
Pembelajaran berbasis kurikulum merdeka di SDN 2 Wates. Sumber : Foto Sekar Anggun Eka Prasasti