Bosan di Rumah, Warga Menyulap Saluran Air Menjadi Kolam Ikan Hias

Mahasiswi UPNVJ
Tulisan dari sekar putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pandemi yang terjadi akibat virus Covid-19 saat ini memaksa masyarakat Indonesia melakukan sebagian aktivitasnya di rumah. Banyaknya kegiatan yang hanya dilakukan di rumah saja menjadikan masyarakat jenuh dan bosan. Demi menghilangkan kebosanan, warga Puri Pamulang menyulap saluran air menjadi kolam ikan hias yang di isi berbagai macam ikan yang dapat hidup di perairan sungai seperti ikan nila, patin, mas, maupun ikan koi.

"Alhamdulillah penghijauan secara keseluruhan berkat daripada kegiatan warga yang peduli dan antusias terhadap penghijauan lingkungan dan manfaatnya bisa dirasakan oleh kita semua. Pendayagunaan dan pemeliharaan ikan di saluran air yang dimana semua ini berkat kerjasama seluruh lapisan masyarakat khususnya di RW 25 yang peduli terhadap lingkungan dan pemanfaatan alam" ujar Hadi Suryadi sebagai Ketua RW 25 Perumahan Puri Pamulang. Ia mengaku ide tersebut murni berasal dari kepedulian warganya terhadap lingkungan. Menurutnya, ide tersebut dipakai untuk menciptakan suasana yang asri sekaligus pemanfaatan dari saluran air yang terdapat di tengah permukiman Perumahan Puri Pamulang.
Edo, Pengelola Lingkungan dari Perumahan Puri Pamulang, mengaku bila ide memanfaatkan saluran air menjadi kolam ikan hias berawal dari kejenuhan warga setempat. "Awalnya ketika ada wabah Covid-19, warga dilarang keluar rumah dan menjadi jenuh sehingga beberapa warga memiliki ide untuk membuat hiburan di sekitar lingkungan rumah kita yang tidak membuat jenuh. Akhirnya, salah seorang warga mempunyai ide untuk mnanam ikan di saluran air sekitar lingkungan dan dilaksanakan," ujar Edo.
Idepun dipraktikkan bersama warga dengan menaruh sebanyak 750 ekor ikan hias guna memancing kesadaran warga setempat untuk ikut menyumbang dana dan menambah jumlah ikan hias. Ikan yang dibeli merupakan ikan yang tidak kanibal dan ikan yang akrab dengan manusia untuk menghibur warga setempat dan tentu dapat diletakkan di kolam saluran air tersebut. Pemilihan ikan tersebut selain untuk memperindah kolam, juga untuk menghindari adanya kerusakan ekosistem. Adanya saluran air yang disulap menjadi kolam ikan ini menarik komunitas ikan koi untuk menaruh beberapa ekor dengan tujuan untuk mengetahui apakah ikan koi mampu bertahan hidup di saluran air.
Pengelolaan kolam ikan hias ini juga dilengkapi dengan pengamanan yaitu dengan meletakkan CCTV yang tersambung dengan handphone. Tak hanya CCTV, warga setempat juga ikut berpatroli untuk berjaga-jaga dari oknum yang ingin mencuri ikan-ikan tersebut.
Pengelola juga menaruh 3 penyanggah sampah untuk menyaring sampah-sampah yang datang ke kolam ikan hias tersebut. Warga juga rajin membersihkan sampah dikolam ikan ini sehingga kolam tampak bersih dari sampah. Adanya pemeliharaan ikan di saluran air membuat warga setempat enggan untuk membuang sampah karena takut ikan-ikan hias yang sudah menghiasi lingkungan mereka mati.
