Konten dari Pengguna

Jejak yang Pudar: Pesona Sandal Bandol Khas Banyumas yang Hampir Terlupakan

SekarPramudya Damayanti

SekarPramudya Damayanti

Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SekarPramudya Damayanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Halaman depan toko Sandal Bandol. Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Halaman depan toko Sandal Bandol. Dokumen Pribadi

Sandal Bandol merupakan sandal yang terbuat dari bahan baku barang bekas yaitu ban kendaraan. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Tepatnya di Daerah Gambul Banaran, Kelurahan Pasir Kidul, Kecamatan Purwokerto Barat terdapat sentral Paguyuban Bandol yang menyulap berbagai kerajinan terutama dalam pembuatan sandal dengan menggunakan bahan baku ban bekas. Toko Sandal Bandol ini buka pada pukul 08.00-15.00 WIB

Macam macam Sandal Bandol. Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Macam macam Sandal Bandol. Dokumen Pribadi

Sentral Paguyuban dari sandal bandol ini sudah ada sejak puluhan tahun hingga saat ini. Namun sayangnya perlahan-lahan sandal bandol ini mulai terlupakan oleh masyarakat Banyumas, kurang adanya memperkenalkan sandal bandol sebagai ciri khas kerajinan Banyumas pada warga lokal maupun luar.

Keterlupaan ini karena sudah kalah bersaing dengan sandal buatan pabrik padahal kualitas dan model-model pada sandal bandol ini tidak kalah bagus. Serta kenyamanan yang ada pada sandal bandol ini pun diutamakan untuk para konsumen.

Macam macam Sandal Bandol. Dokumen Milik Pribadi Penulis

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari salah satu pedagang sandal bandol Yakni Ibu Sumarni mengatakan bahwa sandal bandol sudah semakin berkurang.

Iya kadang jualan kadang laku kadang engga mba, tapi untungnya sandal bandol ini kalo semisal belum laku masih bisa untuk dijual lagi. Untuk yang tahu sandal bandol ya sekarang udah semakin berkurang mba. Taunya sandal dari pabrik.

Sandal bandol ini terdiri dari beberapa ukuran, mulai dari ukuran untuk anak kecil hingga dewasa serta model yang ditawarkan pun bervariasi. Walaupun sandal bandol sudah jarang diketahui oleh masyarakat awam, namun masih banyak sebagian masyarakat yang mengetahuinya. Berdasarkan keterangan dari rekan saya bernama Dea Nanda Saputri mengenai Sandal Bandol

“Saya mengetahuinya dari teman saya, pada saat melewati di pinggir jalan daerah tersebut, saya penasaran ada penjual sandal dari bahan ban dan ternyata model-modelnya bagus dan bervariasi, tapi layak karena pasti pembuatanya susah.”

Kemudian ditambah dengan asumsi dari masyarakat mengenai manfaat dari Sandal Bandol yang bernama Dila Nurmala Sari menurutnya

“Adanya pengrajin sandal bandol membantu pengurangan barang dari ban bekas kendaraan, sehingga menjadikan bahan bekas tersebut menjadi lebih bermanfaat dan bisa digunakan baik dari perempuan maupun laki-laki.”

Bahan Baku Sandal Bandol. Dokumen Milik Pribadi Penulis

Dari upaya penjualan sandal bandol dapat memanfaatkan ban bekas, ini merupakan salah satu tindakan positif untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang bisa berdampak tidak baik bagi lingkungan sekitar.