Konten dari Pengguna

Inisiatif Air Bersih Energi Terbarukan Desa Tumpangkrasak oleh PT KSB Indonesia

Selamet Hariadi

Selamet Hariadi

Manusia yang ingin SELALU menulis segala sesuatu yang BERMANFAAT.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Selamet Hariadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akses terhadap air bersih masih menjadi kebutuhan mendasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Di banyak wilayah, ketersediaan air minum yang aman dan berkelanjutan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan jangka panjang.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, KSB Indonesia meresmikan Program Penyediaan Air Minum Desa (PAMDes) di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 22 Desember 2025. Program bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) ini menghadirkan akses air bersih berbasis energi terbarukan sebagai bagian dari komitmen KSB Indonesia dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) Nasional 2030 serta SDGs Desa, khususnya Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi.

 Peresmian program (dok.ksb)
zoom-in-whitePerbesar
Peresmian program (dok.ksb)

Peresmian program ini dihadiri oleh jajaran manajemen KSB Indonesia, antara lain Arman Reyes Furqon selaku Finance Director, bersama Bupati Kudus Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, ST., MT., Camat Jati Muchammad Zainuddin, S.STP., dan Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputro. Turut hadir pula masyarakat setempat serta mitra akademik dari Institut Teknologi Bandung (ITB), termasuk Prof. Dr.-Ing. Ir. Zulfiadi Zulhan, ST., MT., Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB, beserta perwakilan ITB lainnya.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara KSB Indonesia dan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) Institut Teknologi Bandung (ITB). Inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembangunan sistem penyediaan air bersih yang ramah lingkungan, berbasis energi terbarukan tenaga surya, serta didukung teknologi pompa dan sistem solusi dari KSB.

Menjawab Tantangan Air Bersih di Desa Tumpangkrasak

Desa Tumpangkrasak dengan jumlah penduduk 6.613 jiwa, luas wilayah 1,26 km², dan kepadatan penduduk 5.248,41 jiwa/km², selama ini menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Berdasarkan survei geologi dan kajian lapangan, air dari sumur gali dan sumur bor dangkal di wilayah ini mengalami polusi antropogenik akibat aktivitas manusia dan diduga terpengaruh limbah industri di sekitarnya.

Kondisi air umumnya berwarna kekuningan hingga kecoklatan, berbau besi, berlumpur, dan sedikit berminyak. Pada musim kemarau, debit air menyusut secara signifikan sehingga tidak layak sebagai air minum. Hasil analisis mikrobiologi menunjukkan adanya kontaminasi bakteri patogen seperti Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Salmonella sp., dan Pseudomonas aeruginosa. Selain itu, keterbatasan sarana prasarana serta pengelolaan air bersih yang belum optimal semakin memperkuat urgensi program ini.

Inisiatif Air Bersih Energi Terbarukan Desa Tumpangkrasak oleh PT KSB Indonesia (dok.ksb)

Solusi Terintegrasi dan Berkelanjutan

Sebagai respons atas tantangan tersebut, KSB Indonesia bekerja sama dengan DPMK ITB menghadirkan solusi terintegrasi yang meliputi:

  • Pengeboran sumur dalam hingga kedalaman 80 meter untuk menjangkau akuifer tertekan yang lebih aman dan berkelanjutan, pemasangan casing dan screen pipe, serta grouting untuk mencegah kontaminasi air permukaan.

  • Penguatan kelembagaan pengelolaan air, melalui pembentukan kelompok pengelola air bersih di tingkat desa (PAMDES) yang terintegrasi dengan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa), serta pelatihan pengoperasian dan perawatan yang meliputi pompa air, panel surya dan kelistrikan oleh Tim KSB, serta pengelolaan PAMDES.

  • Pembangun jaringan pipa distribusi air untuk mendistribusikan air dari menara penampungan air ke rumah warga. Sistem Penyediaan Air Minum Desa (PAMDES) dari sumur bor TK-2 direncanakan untuk mencukupi kebutuhan air bersih di RW 5 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.136 jiwa. Pada tahun 2025 PAMDES RW 5 didistribusikan ke warga di RT 3, 4 dan 5 dengan jumlah warga penerima manfaat sebanyak 663 jiwa.

  • Pembangunan menara air dengan struktur beton setinggi 10 meter dengan volume bak penampungan air sebesar 18,8 kubik guna memastikan distribusi air yang merata bagi Masyarakat.

  • Instalasi pompa submersible KSB CORA-1C/21 + UMAISOL 100-0.75/22-I yang didukung sistem panel surya sebagai sumber energi utama, dengan controller yang dapat diatur untuk menggunakan tenaga surya maupun listrik.

Presiden Direktur KSB Indonesia, Teo Boon Teong, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Akses terhadap air bersih merupakan fondasi utama bagi kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, KSB Indonesia berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperkuat kapasitas pengelolaan di tingkat desa serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan,” ujar Teo Boon Teong.

Sementara itu, Arman Reyes Furqon, Finance Director KSB Indonesia, menekankan pentingnya keberlanjutan dari sisi tata kelola dan manfaat jangka panjang bagi desa.

Kami memastikan bahwa investasi sosial ini dirancang dengan pendekatan keberlanjutan yang matang. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dengan BUMDES, sistem air bersih ini diharapkan dapat beroperasi secara mandiri, transparan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi desa, sekaligus menjamin akses air bersih yang aman dan terjangkau bagi masyarakat,” jelas Arman Reyes Furqon.

Inisiatif Air Bersih Energi Terbarukan Desa Tumpangkrasak oleh PT KSB Indonesia (dok.ksb)

Komitmen Jangka Panjang

Program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Tumpangkrasak, khususnya dalam memperluas akses air bersih yang andal dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar penyediaan infrastruktur, inisiatif ini juga mendukung pemanfaatan energi bersih, peningkatan kualitas kesehatan, serta pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab.

Melalui langkah ini, KSB Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi secara berkelanjutan melalui program CSR yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional serta menjawab kebutuhan riil masyarakat di berbagai daerah.