Konten Media Partner

Bagi Kader Demokrat Riau Almh Ani Yudhoyono Seperti Ibu Kandung Kami

Selasar Riauverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
IBU Ani Yudhoyono (kanan) menyeka air mata menggunakan tisu bersama Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar dan Ketua DPC Demokrat Pekanbaru, Agung Nugroho, Sabtu, 15 Desember 2018, di Pekanbaru. Ketiganya menangis saat baliho, bendera dan atribut Demokrat dirusak orang bersamaan kunjungan Presiden Joko Widodo.
zoom-in-whitePerbesar
IBU Ani Yudhoyono (kanan) menyeka air mata menggunakan tisu bersama Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar dan Ketua DPC Demokrat Pekanbaru, Agung Nugroho, Sabtu, 15 Desember 2018, di Pekanbaru. Ketiganya menangis saat baliho, bendera dan atribut Demokrat dirusak orang bersamaan kunjungan Presiden Joko Widodo.

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar mengungkapkan duka mendalam atas kepergian Istri Ketua Umum DPP Demokrat, Ani Yudhoyono, Sabtu, 1 Juni 2019, pukul 11.55 waktu Singapura.

Asri mengatakan permohonan maafnya kepada masyarakat Indonesia, khususnya Riau apabila selama hidupnya Almarhumah pernah melakukan kesalahan baik sengaja maupun tak sengaja.

"Dia sosok sangat baik, dia sudah seperti ibu kami, tidak pernah membedakan kami dengan lain, sangat dekat dengan kami. Setiap berjumpa selalu bertanya kabar, pengurus DPP semuanya dekat dengan beliau, kami sangat kehilangan," ujar Wakil Ketua DPRD Riau ini sambil menangis kala bercerita dengan SELASAR RIAU.

Demokrat Riau, tuturnya, akan segera terbang ke Jakarta untuk mendatangi rumah duka sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Ibu Negara ke enam Republik Indonesia tersebut.

"Ini saya langsung berangkat ke Jakarta, nanti kalau sudah di Jakarta, saya akan telpon pengurus lainnya. Mereka akan menyusul," tutupnya.

Sebelumnya, Ani Yudhoyono sempat dirawat di Singapura karena menderita sakit kanker darah.

Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhirnya di Singapura pada pukul 11.05 WIB di Singapura.