kumparan
KONTEN PUBLISHER
3 Januari 2020 20:04

Gubernur Riau Batalkan Pelantikan 500 Pejabat Eselon III dan IV

Gubernur Riau Syamsuar2.jpg
GUBERNUR Riau, Syamsuar.
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Entah kenapa, rencana pelantikan 500 pejabat eselon III dan IV Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, lepas Salat Jumat, 3 Januari 2020, akhirnya dibatalkkan Gubernur Riau, Syamsuar.
ADVERTISEMENT
Semula, pelantikan 500 pejabat eselon III dan IV dilakukan di Aula Menara Dang Merdu Gedung Bank Riau Kepri (BRK) dilakukan pukul 14.00 WIB.
Namun sesaat sebelum pelantikan dimulai, dipastikan pelantikan ditunda.
Kabar penundaan pelantikan pejabat eselon III dan IV Pemprov Riau dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan.
"Iya ditunda, nggak tau sampai kapan. Sampai batas waktu tidak ditentukan. Bisa hari ini, bisa besok, bisa lusa, belum pasti, tergantung Pak Gubernur," kata Ikhwan.
Ikhwan mengungkapkan, penundaan tersebut disebabkan karena masih adanya sejumlah berkas administrasi belum lengkap.
"Masih ada persyaratan yang belum lengkap," singkat Ikhwan.
Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Riau, Zulfi Mursal, meminta Gubernur Riau, Syamsuar untuk tidak takut dalam mengambil keputusan merombak pejabat di lingkungan Pemprov Riau.
ADVERTISEMENT
Keputusan ini menyusul dibatalkannya pelantikan 500 pejabat eselon III dan IV.
Mantan Ketua DPRD Siak ini sangat menyayangkan keputusan Gubernur Syamsuar yang menunda pelantikan pejabat.
Sebab Satuan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sendiri sudah disahkan DPRD Riau jauh-jauh hari.
"Kita sayangkan ini, sekarang sudah 3 Januari 2020, sekarang sangat dibutuhkan kesiapan untuk realisasi anggaran APBD 2020. Kalau ditunda lagi, semakin lama terkendala realisasinya," kata politisi PAN ini.
Semestinya, kata Zulfi, hari ini pelantikan sudah selesai dan setiap SOTK sudah ada penanggung jawab.
Ia mengakui, memang ada pertimbangan tersendiri bagi kepala daerah dalam melakukan penyusunan komposisi personalia anak buahnya.
Tapi jika terlalu banyak pertimbangan, juga tidak baik bagi suatu daerah.
ADVERTISEMENT
Namun, jelasnya, pertimbangan itu jangan sampai membuat Syamsuar ketakutan tak terima dengan keputusannya.
"Kalau ditunda lagi, aduuh, sangat disayangkanlah. Jangan takut, memang ini bisa dibaca, mungkin memang karena ada titipan, dan tarik-menarik pasti ada. Namun kepala daerah mesti tegas, kalau setelah dilantik ada kekurangan kan bisa di evaluasi ulang," katanya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan