Imbas Karhutla di Riau: Libur Sekolah Diperpanjang Akibat Kabut Asap

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus menyelimuti sebagian besar wilayah di Riau. Kondisi ini pun membuat kualitas udara di kawasan tersebut terganggu.
Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Abdul Jamal, memutuskan untuk kembali meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah, lantaran belum membaiknya kualitas udara Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan.
"Melihat kondisi cuaca hari ini belum membaik dan indeks pencemaran udara masih dalam level berbahaya, maka libur siswa diperpanjang hingga hari Selasa (24/9)," kata Jamal, Minggu (22/9).
Jamal bilang, pemberitahuan libur ini bersifat tentatif. Itu artinya, jika kondisi udara membaik atau turun hujan, maka diberikan pengumuman susulan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan SMP Disdik Pelalawan, Anton Timur Jaelani, berharap wilayahnya itu segera diguyur hujan, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan normal.
"Kita kembali perpanjang libur anak sekolah dua hari hingga Selasa. Hasil koordinasi dengan Pak Sekda tadi," ungkapnya.
Seperti diketahui, pada Minggu (22/9), jarak pandang di Pekanbaru hanya 500 meter. Kondisi itu juga terjadi di Kota Pangkalan Kerinci, Ibu Kota Kabupaten Pelalawan, di mana jarak pandang hanya 300 meter dengan kualitas udara Berbahaya.

