kumparan
12 Januari 2019 15:31

Video: Melihat Kondisi Andini dan 2 Adiknya usai Cerita Mereka Viral

Rumah yang dihuni Andini, gadis 14 tahun yang menafkahi dua adiknya yang masih batita, usai sang ibu wafat sepekan lalu. (Dok: Selasar Riau).
ADVERTISEMENT
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Sepekan sudah, Ijaz (40) menghadap Sang Pencipta, meninggalkan ketiga anaknya yang masih kecil di rumah yang terbuat dari papan dan beratapkan seng di Dusun Telayap, Desa Pangkalan Tampoi, Kerumutan, Pelalawan, Rimau.
Anak tertuanya, Andini, kini sudah berusia 14 tahun. Ia harus memutuskan berhenti bersekolah saat masuk ke kelas VII di sebuah SMP di kampung mereka.
Andini memutuskan berhenti sekolah, lantaran melihat kondisi ibunda tercinta, Ijaz, yang semakin hari semakin menurun, usai mengidap penyakit Tuberculosis (TBC) akut sejak beberapa tahun terakhir. Semenjak sang ibu wafat, Andini memilih meluangkan waktu dan menghabiskan masa mudanya guna mengurusi kedua adiknya.
Kondisi terkini Andini dan kedua adik perempuannya diperoleh dari video yang diambil pada Jumat (11/1), saat para Relawan Sedekah Romongan (SR) mendatangi kembali rumah mereka.
ADVERTISEMENT
Kedua adik Andini, Purwanti dan Sidratul Jannah, masing-masing berumur 20 bulan dan 4 bulan, terlihat berkumpul berlindungkan terpal berwarna hijau.
Tak hanya itu, Purwanti seakan-akan tak mau lepas jauh-jauh dari sang kakak, Andini, yang ketika itu mengenakan jilbab dan baju kemeja. Sementara itu, Sidratul Jannah dipegang oleh seorang relawan.
Berikut videonya:
Video
Salah satu relawan SR, Dedi Aswandi, kepada SELASAR RIAU menceritakan bahwa Andini terpaksa menghidupi kedua adik perempuannya seorang diri, setelah sang ayah pergi ketika ibunya masih dalam keadaan sakit parah.
Sepeninggal ibunya, Andini terpaksa harus membesarkan kedua adiknya dengan cara memberikan susu, menidurkannya, memandikannya, hingga memasak makanan.
Kisah sedih Andini kemudian menjadi viral dan diperbincangkan secara nasional. Tak tanggung-tanggung, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, berniat ingin mengasuh ketiganya dengan cara membawa mereka hidup bersamanya di sebuah rumah di Pangandaran, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan