Konten Media Partner

Jumlah PDP yang Meninggal di Riau Lebih Banyak Dibanding Pasien Positif Corona

Selasar Riauverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
GUBERNUR Riau, Syamsuar
zoom-in-whitePerbesar
GUBERNUR Riau, Syamsuar

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Berdasarkan data penanganan Corona Virus Disease 19 (COVID-19) di Provinsi Riau, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) lebih banyak meninggal dibandingkan pasien positif COVID-19. Hingga Senin, 13 April 2020, warga berstatus PDP COVID-19 yang meninggal dunia ini mencapai 18 kasus.

Jumlah tersebut dari 123 PDP yang tercatat. Sebaliknya, positif corona hanya dua meninggal dunia. Angka itu pun dari peningkatan status dari semula, PDP.

kumparan post embed

"Seluruh pasien PDP yang meninggal dunia kita lakukan swab. Sebagian sudah ada yang keluar hasilnya, sebagian lagi masih menunggu hasilnya. Tapi ada juga PDP belum sempat diambil swabnya sudah meninggal dunia," kata Jubir Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yopi.

Berdasarkan data diekspose hari ini, ada penambahan empat kasus positif COVID-19 di Riau. Dengan penambahan tersebut, maka jumlah ke seluruh positif corona berjumlah 20 orang.

Perinciannya, 16 masih dirawat di rumah sakit tersebar di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, RSUD Bangkinang, RSUD Dumai, dan RSUD Pasir Pengaraian.

Sedangkan empat lagi, dua di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

kumparan post embed

Dua pasien positif diperbolehkan pulang tersebut dari Pekanbaru dan Duri, Bengkalis. Dua kasus lagi, meninggal dunia, keduanya dari Pekanbaru.

Selain positif corona, Gugus Tugas COVID-19 juga merilis 123 PDP masih dirawat dengan perincian, 102 negatif dan dipulangkan, sedangkan 18 PDP lainnya meninggal dunia. Pemprov Riau juga mencatat 12.874 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 19.015 sudah selesai pemantauan.

"Ada satu pasien di Dumai itu belum sempat kita swab dan akhirnya dibawa keluarganya," ujarnya.

Indra mengungkapkan, Gugus Tugas akan menggelar pengoperasian Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Riau. Sebab dengan dioperasikan Labkesda ini bisa mempercepat proses pengujian sampel swab pasien PDP.

"Hari ini lab sudah mulai uji coba dan tes mandiri, kalau tidak masalah yang berarti, besok bisa dilakukan pemeriksaan yang lebih banyak lagi. Kemungkinan besar nanti bisa dilakukan tiga shift, sehingga akan banyak sampel yang bisa diperiksa," katanya. (*)

=====

*kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!