Konten Media Partner

Masker dan Hand Sanitizer Ludes di Apotek-apotek Pekanbaru

Selasar Riauverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pedagang menata masker. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pedagang menata masker. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Pengumuman oleh Presiden Joko Widodo ibu dan anak positif menderita virus Corona, membuat masker dan hand sanitizer habis yang dijual di apotek-apotek Pekanbaru.

Berbagai merek hand sanitizer digunakan sebagai pembersih tangan menggunakan campuran alkohol tak lagi tersedia.

Apotek Keluarga, apotek besar berjejaring di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, telah kehabisan stok masker sejak beberapa pekan terakhir.

Seorang petugas apoteker bahkan mengatakan, harga masker dengan standar tiga lapis melonjak. Semulai dibanderol Rp 300 ribu per kotak dengan isi 50 lembar.

"Itu kenapa kami tak berani stok lagi. Harganya sangat mahal. Sekarang yang pasti saja, kalau ada mau bayar di muka kita carikan stoknya," kata sang petugas.

Begitu juga dengan keberadaan hand sanitizer, tutur karyawan apotek, mulai hilang sejak hari ini. Tak hanya di apotek, dua barang itu mendadak hilang dari peredaran di toko-toko ritel.

Yusra, ibu rumah tangga memiliki bayi begitu khawatir dengan sulitnya mencari masker dan hand sanitizer tersebut. Kalaupun menemukan masker, tuturnya, harga dipatok juga sangat tinggi.

"Biasanya satu kotak itu Rp 50 ribuan. Sekarang paling murah itu Rp 180 ribu. Itu sulit sekali didapat," kata Yusra.

Padahal menurut dia selain ancaman Corona, Riau juga tengah dalam belenggu kebakaran hutan dan lahan yang juga terancam menyebabkan asap tebal.