Orang Tua Bocah yang Kemaluannya Terpotong di Riau Maafkan Nakes Sunat Massal

Konten Media Partner
21 Desember 2022 11:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi alat bedah sunat (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alat bedah sunat (Foto: Shutterstock)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
SELASAR RIAU, KUANSING - Herianto selaku orang tua korban, TG (10), yang kemaluannya terpotong saat sunat massal telah memberi maaf kepada tenaga kesehatan yang bertindak sebagai juru sunat yang digelar di Klinik Pratama Harapan di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
ADVERTISEMENT
Melalui surat pernyataan yang ditandatangani pada Selasa (20/12), Herianto selaku orang tua sudah memaafkan tenaga kesehatan yang bertugas saat itu termasuk pihak klinik dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Dia juga tidak akan membawa permasalahan ini ke pihak berwajib. Ada lima poin pernyataan yang ditandatangani di atas meterai oleh Herianto selaku orang tua korban.
"Diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Kapolsek Cerenti, Iptu Iwan Fikri, Rabu (21/12).
Sementara saat ini TG masih dalam perawatan di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru.
Sebelumnya, kemaluan TG asal Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, ini terpotong saat mengikuti acara sunat gratis bersama puluhan anak lainnya di sebuah klinik di Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti.
Ketika giliran bocah ini, petugas nakes tidak sengaja memotong alat vital bocah tersebut melebihi ukurannya. TG langsung dilarikan ke RSUD Teluk Kuantan.
ADVERTISEMENT
"Sampai di RSUD Teluk Kuantan anak tersebut langsung dirujuk ke Pekanbaru," ujar Iptu Iwan Fikri, Selasa (20/12).
Iptu Iwan mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya ada sebanyak 84 anak yang mengikuti sunat massal di klinik tersebut.
"Kebetulan acara syukuran Klinik, jadi pemiliknya menggelar kegiatan sosial dengan acara sunat massal gratis," katanya.
Iptu Iwan menambahkan bahwa pihaknya sudah mendatangi klinik penyelenggara acara tersebut untuk meminta data sang anak dan mengetahui kronologi peristiwa tersebut.
"Kebetulan acara sunat massal kemarin tidak ada pemberitahuan ke Polsek, kita dapat informasi dari warga langsung kita datangi TKP," katanya.
LAPORAN: ROBI SUSANTO