Konten Media Partner

Pemilik PSPS Riau: Kenapa Polresta Pekanbaru Minta Rp 40 Juta Sejam Sebelum Laga

Selasar Riauverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PEMILIK PSPS Riau, Norizam Tukiman. (FOTO: SELASAR RIAU/BAGUS PRIBADI).
zoom-in-whitePerbesar
PEMILIK PSPS Riau, Norizam Tukiman. (FOTO: SELASAR RIAU/BAGUS PRIBADI).

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Pertandingan PSPS Riau dengan Kelantan FC yang dijadwalkan hari ini resmi batal.

Batalnya pertandingan ini membuat para penonton yang sudah membeli tiket kecewa dan meminta uangnya dikembalikan.

Menanggapi hal itu, Pemilik PSPS Riau, Norizam Tukiman, mengatakan pembatalan pertandingan sama sekali bukan dari pihaknya.

"Saya paham penonton sudah membayar kecewa, tapi bukan saya yang membatalkan pertandingan melainkan Polresta Pekanbaru," tuding warga negara Malaysia tersebut, Selasa (12/7/2022).

Norizam mengaku tak tahu-menahu mengapa Polresta Pekanbaru meminta uang keamanan Rp 40 juta.

Permintaan uang Rp 40 juta tersebut dilakukan Polresta Pekanbaru satu jam sebelum berlangsungnya pertandingan.

"Biasanya tak sampai sebanyak itu. Baru ini diminta uang Rp 40 juta begini. Tentu kecewa karena saya sudah bawa tim Kelantan FC dari luar. Tapi malah diminta uang Rp 40 juta begini," kesalnya.

Bagi Norizam, sebagai pebisnis dirinya ingin sepak bola di Riau maju. Menurutnya, sepak bola adalah bisnis.

"Saya mau di sini maju, tapi dengan cara yang betul. Saya mau pastikan kalau pertandingan nantinya diadakan lagi itu jelas keselamatannya selama pertandingan," tutupnya.

Laporan: BAGUS PRIBADI