Peternak di Riau Beli 100 Ekor Sapi, 87 di Antaranya Positif PMK

Konten Media Partner
27 Juni 2022 19:12
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Peternak di Riau Beli 100 Ekor Sapi, 87 di Antaranya Positif PMK (46233)
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Seorang peternak di Duri, Bengkalis, Riau, tertimpa apes.
ADVERTISEMENT
Ia membeli 100 ekor sapi, 87 di antaranya terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Ada peternak di Duri yang beli 100 ekor sapi, 87 ekor sapinya terkonfirmasi PMK,” kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Senin (27/6/2022).
Syamsuar menjelaskan, antisipasi PMK menular hingga ke ternak sapi lainnya, perlu divaksin hewan ternaknya.
“Vaksin suntik dilaksanakan di semua kabupaten dan kota yang terkonfirmasi PMK," jelas Gubernur Syamsuar.
Ia juga sudah memerintahkan tenaga kesehatan untuk turun ke masyarakat. Tujuannya, jangan lagi warga alami kerugian akibat PMK.
“Turun ke masjid, ke kelompok masyarakat yang melaksanakan kurban. Mereka ada yang tahu dan tidak tentang wabah ini," ungkap Syamsuar.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Di Riau, tuturnya, diturunkan 170 vaksinator ke desa-desa yang tertular PMK.
ADVERTISEMENT
Ia meminta desa-desa yang hewannya sudah terkena PMK untuk dapat melaksanakan lockdown.
“Lockdown per desa agar tidak menyebar ke berbagai desa yang ada. Sementara sapi ibadah qurban, harus diperiksa dokter hewan,” pungkasnya.
Hari ini, Pemprov Riau menyalurkan vaksin di depan Balai Pauh Janggi, Kompleks Gedung Daerah, Pekanbaru.
Dari 7.400 dosis vaksin, di antaranya 3.400 dosis sudah disalurkan. Sementara 4.000 dosis vaksin disalurkan hari ini.
“Ini cobaan dari Allah di tengah peternak ingin mendapat rezeki dari hewan kurban. Kita tidak berkehendak, tapi kita berikhtiar. Enam kabupaten sudah ada yang terkena PMK,” pungkasnya.
Laporan: MUTHIA AL HAURA
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020