Ratusan Rumah di 2 Perumahan di Pekanbaru Terendam Air Setinggi 1,5 Meter

Konten Media Partner
22 April 2021 20:46
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
APARAT Kepolisian membantu warga Perumahan Pesona Harapan Indah, Pekanbaru, yang terendam banjir setinggi 1,5 meter, Kamis (22/4/2021).
zoom-in-whitePerbesar
APARAT Kepolisian membantu warga Perumahan Pesona Harapan Indah, Pekanbaru, yang terendam banjir setinggi 1,5 meter, Kamis (22/4/2021).
ADVERTISEMENT
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Tangan kanan polisi tersebut memegang tas milik seorang ibu paruh baya di tengah banjir setinggi pinggang orang dewasa merendam Perumahan Pesona Harapan Indah, Jalan Cengkeh, Tangkerang Labuai, Bukit Raya, Pekanbaru, Kamis (22/4/2021).
ADVERTISEMENT
Tak hanya memegang tas, matanya selalu mengawasi setiap rumah dilewati, apakah pintu rumah sudah tertutup rapat atau belum, serta mengarahkan warga sedang evakuasi menuju keluar perumahan yang tak terendam banjir.
"Tas saya pegang ini milik seorang ibu paruh baya. Ia menitipkan tas berisikan ijazah, surat-surat berharga, kartu ATM, serta ponselnya," kata Kasat Samapta Polresta Pekanbaru, Kompol Pauzi.
Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Pekanbaru, Kamis dinihari mulai pukul 03.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB.
Akibatnya, rumah ratusan warga di Perumahan Pesona Harapan Indah terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa.
WARGA dibantu polisi menuju keluar perumahan yang terendam banjir.
zoom-in-whitePerbesar
WARGA dibantu polisi menuju keluar perumahan yang terendam banjir.
"Saya monitor dari Handy Talky ada beberapa titik di Pekanbaru terendam banjir di sepanjang Sungai Sail, anak DAS Siak. Sungai Sail meluap," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Ia tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya, Kompol Pauzi bersama anak buahnya mencoba menuju Perumahan Pesona Harapan Indah dari jalan lain. Namun, jalan tersebut sudah tertutup dengan air deras setinggi dada orang dewasa.
Akhirnya, ia dan anak buahnya menggunakan mobil patroli memutar arah. Saat tiba, Kompol Pauzi tanpa memikir dua kali, langsung menceburkan dirinya ke air setinggi pinggang tersebut.
"Kami langsung meminta warga untuk evakuasi, serta membantu mereka membawa apa saja barang-barang berharga yang bisa diselamatkan. Terutama elektronik," jelasnya.
Ia melihat, ada satu unit perahu karet yang bisa digunakan untuk evakuasi warga perumahan, Namun sayangnya, mantan Kasat Lantas Polres Kampar itu tak melihat petugasnya.
Selain dirinya dan puluhan Satuan Samapta, juga hadir Kapolsek Bukit Raya, AKP Arry Prasetyo, Kabag Ops serta pasukan Brimob Polda Riau di lokasi.
ADVERTISEMENT
"Saat Brimob datang dengan peralatan lengkap, barulah kami menarik diri. Baju dah basah kuyup. Ganti pakaian, lalu Salat Zuhur dan pukul 14.00 WIB, meninggalkan lokasi," jelasnya.
MENGGUNAKAN perahu karet warga evakuasi dari rumah mereka yang terendam banjir.
zoom-in-whitePerbesar
MENGGUNAKAN perahu karet warga evakuasi dari rumah mereka yang terendam banjir.
Bersamaan dengan kedatang Brimob, datang bantuan personel lainnya dari satuan Polresta Pekanbaru. Termasuk truk Samapta yang digunakan untuk evakuasi barang-barang berharga milik warga.
Tak hanya itu, tutur Kompol Pauzi, polisi juga ikut mendirikan tenda tanggap darurat Dinas Sosial di lokasi perumahan tersebut.
Perumahan Pesona Harapan Indah dibangun oleh developer PT Mande Villa. Perumahan ini hanya berada di bantaran Sungi Sail atau daerah resapan air.
Data dirangkum di lapangan, sebanyak 88 KK dengan 130 rumah terendam banjir di RT 01/RW 04, Tangkerang Labuai, Bukit Raya, Pekanbaru.
ADVERTISEMENT
Lokasi perumahan yang terendam meluapnya Sungai Sail adalah Perumahan Graha Fauzan Asri, Tangkerang Labuai, Bukit Raya, Pekanbaru.
Di sini terdapat 72 rumah terendam banjir setinggi 1,5 Meter dengan dengan 46 KK.
Laporan: DEFRI CANDRA
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020