Satgas COVID-19: Jangan Banding-bandingkan Kerumunan di Masjid dengan Mal

Konten Media Partner
2 Mei 2021 20:51 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
JURU Bicara Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Provinsi Riau, Indra Yovi.
zoom-in-whitePerbesar
JURU Bicara Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Provinsi Riau, Indra Yovi.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi, mengimbau kepada pengurus dan jemaah masjid di zona merah yang masih tetap menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan, agar betul-betul menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
ADVERTISEMENT
Peringatan tersebut, kata Indra Yovi, demi keselatam umat Muslim semuanya. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak lagi membandingkan dengan hal-hal tidak perlu, seperti mall kenapa tetap buka.
"Kami mengimbau untuk daerah zona merah. Sebisa mungkin, kalau seandainya pun masjid masih melakukan kegiatan-kegiatan ibadah, tolong dibatasi. Sesuai kapasitas kita sepakati bersama," kata Indra Yovi, Minggu (2/5/2021), di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi Pekanbaru.
Dokter spesialiasi paru-paru ini menegaskan, langkah ini demi menyelamatkan umat muslim juga.
"Kita menyelamatkan untuk itulah kita melakukan protokol kesehatan dengan baik. Jangan nanti, saudara-saudara muslim kami, terprovokasi untuk hal-hal tidak benar. Mall kenapa dibuka, masjid kenapa ditutup, bukan itu tujuan, intinya gak ke sana," ujarnya.
Menurutnya, jangan membanding-bandingkan.
ADVERTISEMENT
"Jangan membandingkan hal tidak perlu. Artinya, kalau misalnya anda ke Mall, tentu anda tidak menyentuh lantai di sana. Kalau anda ke masjid, kalau tidak memakai jarak, tidak memakai protokol yang baik. Kita kan berkumpul di masjid itu kurang lebih 10 sampai 15 menit," jelas Yovi.
Pihaknya menegaskan apa yang disampaikan adalah untuk keselamatan umat manusia.
"Ini juga kami himbau kepada masyarakat, ini demi keselamatan kita, tidak ada hal di luar itu. Karena saya bukan politikus, saya seorang dokter profesional, jadi saya menyampaikan hal-hal penting demi keselamatan nyawa," pungkasnya.
Laporan: WAYAN SEPIYANA