Konten Media Partner

Setelah Kantor Pajak, Kini SMP IT Abdurrab Jadi Klaster Baru di Pekanbaru

Selasar Riauverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SMP Abdurrab Islamic School di Jalan Bakti, Tangkerang Timur, Bukit Raya, Pekanbaru.
zoom-in-whitePerbesar
SMP Abdurrab Islamic School di Jalan Bakti, Tangkerang Timur, Bukit Raya, Pekanbaru.

SELASAR RIAU, PEKANBARU - Usai klaster perkantoran Pajak Pratama Duri atau Mandau, Bengkalis, kini muncul klaster terbesar di Riau sejak pandemi COVID-19 terjadi.

Tak kurang dari 113 kasus muncul di Sekolah Menengah Pertama IT (SMP IT) Abdurrab Islamic School, Pekanbaru, terkonfirmasi positif COVID-19 dalam satu hari, Jumat (27/11/2021).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan dari 340 orang diperiksa, di antara 113 pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

Dari 113 ini, sebanyak 54 orang sudah keluar hasilnya dan sudah dilakukan diisolasi ditangani Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

"Terjadi peningkatan kasus dari 65 kasus ada penambahan 54 orang," ungkap Mimi.

Pantauan Selasar Riau, Sabtu (27/11/2021), terlihat tidak ada aktivitas siswa di dalam areal SMP IT Adurrab tersebut.

kumparan post embed

Wartawan akan mengambil gambar suasana sekolah usai terciptanya Klaster SMP IT Abdurrab di Jalan Bakti, Kelurahan Tangkerang Barat, Bukit Raya, juga tidak diperbolehkan oleh petugas jaga (Satpam).

Dengan adanya kasus ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir meminta kepada sekolah dan Dinas Pendidikan Kota untuk menutup sementara sekolah tersebut. Tujuannya, agar tidak semakin meluas kasus positif.

kumparan post embed

Sesuai dengan aturan SKB 4 Mentri, jika terjadi kasus positif disekolah maka ditutup sementara sampai situasi kembali normal.

"Sesuai aturan SKB 4 mentri, kami meminta kepada Dinas Pendidikan untuk menutup sekolah kalau ada yang terpapar. Inikan siswanya menginap, untuk mencegah terjadinya kasus lain," tutupnya.

Laporan: DEFRI CANDRA