News
·
30 Oktober 2020 21:35

Sipir dan Napi Kendalikan Narkoba, Kapolda Riau: Saya Tindak Siapapun Terlibat

Konten ini diproduksi oleh Selasar Riau
Sipir dan Napi Kendalikan Narkoba, Kapolda Riau: Saya Tindak Siapapun Terlibat (129253)
KAPOLDA Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Usai membongkar keterlibatan perwira polisi sebagai kurir sabu 16 kilogram (kg), Kompol Imam Zaidi Zaid, kini Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menangkap sipir penjara yang bekerja sama dengan narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA, Pekanbaru.
ADVERTISEMENT
Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, masyarakat mengetahui masih banyak napi terlibat dalam peredaran narkoba dan mengendalikannya dari dinginnya jeruji besi penjara.
“Kita mengetahui masih banyak napi terlibat dalam peredaran narkoba. Saya akan bekerja sama dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkum HAM) untuk menyelesaikan ini,” kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Jumat (30/10/2020).
Direktorat Narkoba Polda Riau bersama Kasubdit IV Ditnarkoba Bareskrim Mabes Polri, Kamis sore (29/10/2020), gagal membawa seorang napi pengendali bisnis narkoba dari dalam penjara.
Keterlibatan napi ini setelah polisi melakukan pengembangan usai tertangkanpnya seorang sipir penjara Lapas Narkoba, Rumbai, Pekanbaru, sepekan sebelumnya.
Selain menangkap sipir penjara bernama Wandi (39), Polisi juga menangkap Joko (29), kurir sabu 2 Kg dan dibungkus dalam kemasan teh China warna gold serta 1.970 butir Pil Erim 5 atau Happy Five.
ADVERTISEMENT
Kapolda Riau menegaskan akan menindak siapapun yang terlibat dalam peredaran, seperti bandar, pengedar maupun aparat terlibat.
“Utamanya siapa saja terlibat dalam kasus peredaran narkotika, kita tindak," tegas Irjen Pol Agung Setya.
Agung Setya mengatakan, napi pengendali narkoba dari dalam Lapas sudah dijemput anggota Ditnarkoba Polda Riau untuk diperiksa keterlibatannya dalam bisnis narkoba.
Kapolda mengatakan, ia sudah berkordinasi dengan Kepala Kemenkumham, dan sudah mengamankan tersangka untuk diminta keterangan.
“Tersangka yang kita butuhkan sudah diserahkan dan sedang dilakukan pemeriksaan terkait peredaran sabu yang ditangkap beberapa waktu lalu,” kata jendral bintang dua ini.
Sebelumnya, anggota Ditnarkoba Polda Riau sempat ditolak masuk oleh sipir Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Kamis sore. Selain itu, terjadi adu mulut dan ketegangan saat Polda Riau hendak menangkap napi tersebut.
ADVERTISEMENT
Laporan: DEFRI CANDRA