Konten Media Partner

Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Kuantan Singingi Riau Terendam Banjir

Selasar Riauverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SEORANG anak laki-laki sedang menimba air yang masuk ke sampannya di depan halaman rumahnya, Senin, 9 Desember 2019, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
zoom-in-whitePerbesar
SEORANG anak laki-laki sedang menimba air yang masuk ke sampannya di depan halaman rumahnya, Senin, 9 Desember 2019, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

SELASAR RIAU, TELUK KUANTAN - Ratusan rumah warga pada tiga kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, terendam banjir dari air luapan Sungai Indragiri atau Batang Kuantan.

Ketiga kecamatan tersebut, antara lain Kecamatan Pangean, Kuantan Hilir Seberang, Kuantan Hilir. Sedangkan kecamatan lainnya, belum terendam rumah, namun sawah warga ikut terendam.

Laporan sementara hingga Senin sore, (9 Desember 2019) di Kecamatan Pangean hingga pukul 15.10 WIB, rumah warga yang terendam banjir mencapai 100 unit rumah.

"Di Pangean air mulai masuk ke halaman rumah mulai pukul 05.30 WIB subuh tadi," ujar Camat Pangean, Mahviyen Trikon Putra ketika dikonfirmasi Selasar Riau, Senin sore.

Ketinggian air merendam rumah warga di Kecamatan Pangean antara 10-50 sentimeter.

Tak hanya itu, 14 desa berada di sepanjang bantaran Sungai Kuantan sebagian topografinya rendah, mulai terendam luapan sungai berhulu di Muaro, Sumatera Barat tersebut.

Banjir juga merendam rumah di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Camat Kuantan Hilir Seberang, Akhyan Armofis, mengatakan, ada 161 rumah terendam banjir luapan air Batang Kuantan.

Perinciannya, di Desa Pulau Baru ada 58 unit rumah dengan rincian Dusun I sebanyak 43 rumah dan Dusun II ada 15 rumah.

Kemudian di Desa Tanjung Pisang ada 43 Kepala Keluarga (KK) rumahnya terendam banjir. Di Desa Pelukahan Dusun I ada 27 rumah, Dusun III ada 33 rumah.

"Air mulai masuk dari pagi," ujar Akhyan.

Banjir juga merendam ratusan ribu tersebar di tiga desa di Kecamatan Kuantan Hilir, di antaranya di Desa Kampung Tengah, Pulau Madinah, dan Pulau Kijang.

"Ketinggian air sekitar setengah meter," ujar Camat Kuantan Hilir Yulpides.

BANJIR merendam jalan di Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin, 9 Desember 2019.

Ia belum menerima laporan dari masing-masing kepala desa berapa jumlah rumah terendam. "Belum ada laporan dari Kades," katanya.

Sebaliknya, di Kecamatan Kuantan Tengah dan Benai, belum ada laporan rumah warga terendam banjir.

Laporan dari Camat Kuantan Tengah dan Benai hingga pukul 15.00 WIB banjir mulai merendam areal persawahan.

Kemudian untuk Kecamatan Inuman dan Cerenti belum ada laporan apakah sudah ada rumah warga terendam banjir akibat luapan Batang Kuantan.

Camat Cerenti maupun Camat Inuman dikonfirmasi melalui pesan Whatshapnya belum memberi balasan apakah di daerahnya ada rumah warga terendam banjir.

Hingga Senin sore sekitar pukul 16.13 WIB, di sejumlah daerah Kecamatan Kuantan Tengah terutama di wilayah Kenegerian Kari tengah diguyur hujan.

Bahkan hingga sore ini langit Kuansing terlihat masih gelap dan berpotensi hujan hingga malam nanti.

Wilayah Kuansing sendiri memang dikepung dua sungai besar, Kuantan dan Singingi.

Sungai atau Batang Kuantan melintasi 10 kecamatan, di antaranya Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah, Benai, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti

Sementara dua kecamatan lagi, Singingi dan Singingi Hilir, dilintasi Sungai Singingi memiliki muara ke Sungai Kampar.