kumparan
search-gray
News2 Maret 2020 21:40

Ular Piton 4,5 Meter Sedang Erami Puluhan Telur Mati Terpanggang Api Karhutla

Konten Redaksi Selasar Riau
Ular Piton 4,5 Meter Sedang Erami Puluhan Telur Mati Terpanggang Api Karhutla (685280)
ULAR Piton betina sepanjang 4,5 meter mati terpanggang saat erami puluhan butir telurnya di sarang, Senin (2/3/2020), di lahan gambut Jalan SM Amin, Payung Sekaki, Pekanbaru. (Foto: Istimewa)
SELASAR RIAU, PEKANBARU - Seekor ular piton betina sepanjang 4,5 meter tewas terpanggang api di sarangnya bersama puluhan telur yang dieraminya.
ADVERTISEMENT
Ular piton tersebut mati terpanggang akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di atas lahan gambut, Jalan SM Amin, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Senin petang (2/3/2020) pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Payung Sekaki, Iptu Rivandy kepada Selasar Riau, mengatakan, ular sepanjang 4,5 meter tersebut ditemukan mati saat Tim Gabungan tengah berjibaku memadamkan api di lokasi kebakaran, tadi sore.
“Ular itu ditemukan mati di sarangnya. Di sana juga kami temukan sekitar 20 butir telur ular,” kata Iptu Rivandy.
Ular Piton 4,5 Meter Sedang Erami Puluhan Telur Mati Terpanggang Api Karhutla (685281)
ULAR piton tewas terpanggang api Karhutla beserta puluhan butir telur dan anaknya. (Foto: Istimewa)
Tak hanya itu, beberapa ekor anak ular piton yang baru menetas sebesar jari telunjuk orang dewasa, juga hangus mati terpanggang api.
Menurut Irvandy, kebakaran lahan gambut di Jalan SM Amin Ujung itu mulai terjadi sejak Senin pagi.
ADVERTISEMENT
Lahan yang terbakar merupakan semak-belukar dan jauh dari permukiman warga.
Petugas gabungan TNI, Polri dan BPBD Pekanbaru tergabung dalam Satgas Karhutla terus berjibaku memadamkan api menggunakan mesin air dan selang pipa.
"Saat pemadaman berlangsung, petugas terkejut melihat seekor ular berukuran cukup besar dengan kondisi luka bakar ditemukan dalam keadaan mati. Ular itu langsung dievakuasi dan dikuburkan petugas," ceritanya.
Iptu Rivandy menuturkan, luas areal kebakaran berkisar setengah hektare.
Hingga malam ini, kebakaran berhasil dikendalikan dan tidak lagi ditemukan api. Namun, Kapolsek Payung Sekaki ini memastikan esok hari, Selasa, 3 Maret 2020, upaya pendinganan akan kembali dilanjutkan.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white