Usai Ketahuan Mencuri, Pelaku Habisi Nyawa Ibu dan Anak Pemilik Rumah

Konten Media Partner
9 Oktober 2022 12:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kuansing, Riau (ROBI SUSANTO/SELASAR RIAU)
zoom-in-whitePerbesar
Pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kuansing, Riau (ROBI SUSANTO/SELASAR RIAU)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
SELASAR RIAU, KUANSING - Pihak kepolisian mengungkap motif di balik pembunuhan ibu dan anak di Dusun Penghijauan, Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.
ADVERTISEMENT
"Motifnya R ini awalnya ingin pinjam uang kepada korban H dan S. Mungkin berpikiran lain dan dia akan membayar utang, maka dia berpikiran gelap mata dan melakukan pencurian," kata Kapolres Kuansing AKBP, Rendra Oktha Dinata, Sabtu (9/10).
Motif kejahatan yang menewaskan ibu dan anak itu terungkap setelah tiga pelaku berinisial R, N dan A, berhasil diringkus.
R merupakan warga Pangean yang diamankan di Desa Kasang, Kecamatan Mudik, Kuansing. Sedangkan N dan A, merupakan suami istri yang dibekuk di Kecamatan Pangean, Kuansing.
Dari pengakuan tersangka, kata Rendra, awalnya tersangka hanya ingin melakukan pencurian di rumah korban. Namun, aksi pencurian tersangka diketahui korban.
Korban S terbangun setelah merasakan ada yang ingin mengambil perhiasan di tangannya. S lantas berteriak mengetahui ada orang asing di rumahnya.
ADVERTISEMENT
Tersangka lantas menghabisi nyawa korban dengan melakukan tindak pidana penganiayaan. Kedua korban diduga dihabisi menggunakan kapak oleh tersangka R.
Rendra menyebut, dari hasil penyelidikan terindikasi kedua korban meninggal karena adanya penganiayaan. Hal ini dibuktikan dari hasil autopsi yang dilakukan terhadap ibu berinisial H dan anaknya, S.
H meninggal akibat pendarahan pada bagian kepala dan leher. Selain itu, ditemukan luka di bagian tangan dan wajah H yang diduga akibat senjata tajam.
Sementara korban S mengalami luka pada bagian leher dan kepala yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Setelah 10 hari berlalu kita berhasil mengungkap kasus ini. Saya apresiasi kinerja anggota di lapangan yang mulai pagi, siang, dan malam harus berada di lapangan," kata Rendra.
ADVERTISEMENT
LAPORAN: ROBI SUSANTO