Warga Lampung Terjun ke Perairan Riau Usai Ditolak Masuk Malaysia

Konten Media Partner
20 November 2022 10:04
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Proses pencarian warga Lampung yang terjun ke Perairan Selat Bengkalis, Riau. (Dok. SAR)
zoom-in-whitePerbesar
Proses pencarian warga Lampung yang terjun ke Perairan Selat Bengkalis, Riau. (Dok. SAR)
ADVERTISEMENT
SELASAR RIAU, BENGKALIS - Seorang warga Lampung, Edi Purwanto (38), terjun ke Perairan Selat Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (19/11), sekitar pukul 18.30 WIB.
ADVERTISEMENT
Edi Purwanto nekat terjun ke laut lantaran ditolak masuk ke Malaysia oleh pihak imigrasi negeri jiran itu. Saat ini Edi Purwanto masih dinyatakan hilang.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya, mengatakan sebelumnya Edi bersama dua rekannya, Junaidi dan Elliyas Pandjaitan, berangkat dari Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis.
"Pada saat di dalam KMP Mutiara Pertiwi II, Edi tiba-tiba memukul kedua rekannya dan Edi langsung terjun ke laut," sebut I Nyoman, Minggu (20/11).
Sementara, kedua rekan korban telah dimintai keterangan oleh Unit Reskrim Polsek Bukit Batu.
Berdasarkan keterangan dari kedua rekan korban, I Nyoman menyebut bahwa korban mengalami depresi setelah ditolak masuk ke Malaysia oleh pihak imigrasi negara tersebut.
Tim SAR gabungan kemudian berupaya melakukan pencarian di lokasi kejadian dengan radius jarak 200 meter dari bibir pantai selat Bengkalis.
ADVERTISEMENT
"Saat dilakukan pencarian hasilnya nihil, dan pagi ini kita melanjutkan pencarian terhadap warga Lampung tersebut," pungkasnya.
LAPORAN: DEFRI CANDRA
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020