Zendaya dan On Hadirkan Cloudnova Moon Mary Jane, Sepatu dengan Sentuhan Modern

Dunia fashion terus memperlihatkan bagaimana batas antara pakaian olahraga dan busana sehari-hari semakin fleksibel. Sneakers kini hadir dalam beragam siluet yang lebih ekspresif, sementara material teknis mulai menjadi bagian dari gaya berpakaian untuk menunjang aktivitas di luar olahraga. Perpaduan fungsi dan estetika ini turut mewarnai koleksi terbaru Zendaya bersama label sportswear asal Swiss, On.
Melalui koleksi kedua Zendaya x On untuk musim Fall/Winter 2026, eksplorasi desain berlanjut lewat siluet Mary Jane, material teknis, serta motif python yang mencuri perhatian.
Bersama stylist sekaligus kolaborator lamanya, Law Roach, Zendaya membawa pendekatan yang lebih berani terhadap sportswear, dengan menggabungkan kenyamanan, kebebasan bergerak, dan karakter visual yang kuat.
Koleksi ini juga diperkenalkan melalui kampanye sinematik yang terinspirasi film laga klasik. Menghadirkan permainan gerak dan koreografi, kampanye tersebut memperlihatkan bagaimana busana dan alas kaki dapat menjadi bagian dari sebuah narasi visual yang dinamis.
Cloudnova Moon Mary Jane, Interpretasi Baru Siluet Klasik
Salah satu sorotan utama koleksi ini adalah Cloudnova Moon Mary Jane, yang menginterpretasikan siluet sepatu Mary Jane melalui pendekatan desain khas On. Sepatu yang identik dengan karakter feminin dan strap di bagian atas kaki ini tampil dengan profil lebih lembut, memadukan estetika fashion dengan konstruksi teknis.
Bagian atasnya menggunakan material rajut teknis, dilengkapi konstruksi speed-lace yang disempurnakan. Kombinasi tersebut dirancang untuk mempertahankan kenyamanan dan kebebasan bergerak, dua karakter yang menjadi bagian dari identitas On.
Hasilnya, Cloudnova Moon Mary Jane menawarkan tampilan yang dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, termasuk untuk melengkapi gaya sehari-hari di luar aktivitas olahraga.
Cloudnova Moon Mary Jane tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Clove / Ivory, Dew / Antler, dan Black / Ivory. Variasi warna ini memberikan pilihan bagi mereka yang ingin mengeksplorasi siluet Mary Jane dengan pendekatan yang lebih modern.
Material Teknis dan Motif Python dalam Gaya Sehari-hari
Eksplorasi desain berlanjut pada koleksi busananya. Zendaya dan Law Roach mengolah sejumlah pakaian dasar melalui permainan tekstur, siluet, serta detail yang dapat disesuaikan.
Crewneck berpotongan oversized dan sweatpants, misalnya, dilengkapi detail kerut dan tali bungee yang memungkinkan pemakainya mengubah bentuk busana sesuai preferensi.
Elemen yang paling menonjol adalah motif python atau pola menyerupai kulit ular. Motif ini diaplikasikan pada sejumlah item, mulai dari bodysuit, atasan lengan panjang berpotongan pas badan, hingga anorak half-zip. Kehadirannya memberikan aksen visual yang lebih kuat pada material teknis yang identik dengan sportswear.
Zendaya menjelaskan bahwa motif tersebut menjadi salah satu cara untuk mengangkat busana dasar sehari-hari melalui pendekatan yang lebih ekspresif.
“Di setiap musim, kami terus mengangkat busana dasar sehari-hari ke level yang lebih tinggi. Pada koleksi ini, kami bereksplorasi dengan motif python yang berfungsi sebagai kamuflase modern,” jelas Zendaya.
Bagi Law Roach, kolaborasi ini menjadi ruang untuk mengeksplorasi perkembangan sportswear, baik dari segi tampilan maupun pengalaman ketika dikenakan. Ia menekankan pentingnya memadukan karakter personal dan kecintaan terhadap motif dengan material teknis yang tetap nyaman digunakan untuk bergerak.
Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana elemen fungsional dapat hadir berdampingan dengan detail fashion yang lebih menonjol. Pakaian olahraga pun memiliki ruang untuk tampil lebih personal, tanpa kehilangan karakter praktisnya.
Kampanye Sinematik dan Kehadiran Koleksi di Jakarta
Karakter koleksi Zendaya x On turut diperkuat melalui kampanye sinematik yang terinspirasi film laga klasik. Film pendek tersebut disutradarai oleh Pantera, trio sutradara asal Argentina, yang menempatkan Zendaya dalam rangkaian adegan koreografis. Pergerakan tubuh dan busana menjadi bagian penting dalam membangun dinamika cerita.
Sementara itu, fotografer Cass Bird menangkap energi serupa melalui rangkaian foto kampanye dengan pendekatan yang lebih intim. Fokusnya terletak pada karakter, sikap, dan keluwesan dalam setiap tampilan.
Alex Griffin, Chief Marketing Officer On, menjelaskan bahwa penceritaan sinematik telah menjadi salah satu fondasi utama dalam kemitraan kreatif dengan Zendaya.
“Penceritaan sinematik telah menjadi salah satu fondasi utama dalam kemitraan kami dengan Zendaya sejak awal. Kami selalu ingin menciptakan karya yang melampaui periklanan tradisional dengan membangun dunia yang menghibur, mengejutkan, dan mengundang orang untuk masuk ke dalamnya. Babak terbaru ini membawa ambisi tersebut ke arah yang baru, sembari tetap menempatkan gerak sebagai inti dari cerita,” ujar Alex Griffin.
Di Indonesia, koleksi Zendaya x On telah tersedia sejak 2 Oktober 2026. Konsumen dapat menemukan Cloudnova Moon Mary Jane dan rangkaian busana terbarunya di On Store Plaza Indonesia dan On Store Ashta District 8, Jakarta.
Kehadiran koleksi ini sejalan dengan kebutuhan gaya hidup urban yang mempertemukan pekerjaan, aktivitas sosial, dan berbagai agenda dalam satu hari. Dengan menggabungkan material teknis, kenyamanan, serta desain yang lebih ekspresif, koleksi ini menawarkan perspektif baru tentang bagaimana sportswear dapat menjadi bagian dari gaya personal sehari-hari.
