Konten dari Pengguna

Peter Lundin, Pembunuh Terkejam dari Denmark yang Mutilasi Keluarganya

Selidik

Selidik

"Hanya ada satu kebenaran yang pasti," Conan Edogawa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Selidik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: dok. reddit.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto: dok. reddit.com

Bjarne Skounborg atau yang lebih dikenal dengan nama Peter Lundin adalah seorang pembunuh berantai terkenal asal Denmark. Pada tanggal 15 Maret 2001, Peter dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tiga pembunuhan. Pembunuhan tersebut dilakukan pada tanggal 16-17 Juni 2000. Ia membunuh istri dan kedua anaknya di rumah kere di Nørregårdsvej, Rødovre.

Peter lahir pada tanggal 15 Februari 1972 di Roskilde Sygehus.Ayahnya adalah seorang tukang batu dan pembangun drumah di Solrod Strand. Pada tahun 1979, ayahnya mengalami stroke dan membuatnya lumpuh.Setelah bangkrut, ia pindah dari Denmark menuju Amerika Serikat pada usia sembilan tahun. Keluarga Peter membeli rumah di Essex Drive, FLorida.

Pada tahun 1984, orang tuanya bercerai dan Peter mengikuti ayahnya dan pindah ke Miami. Selama masa sekolahnya di Miami, Peter mengerjakan berbagai pekerjaan di waktu senggangnya, termasuk sebagai pelayan di sebuah restoran. Pada hari dia berusia 16 tahun, dia meninggalkan sekolah dan mulai bekerja sebagai tukang batu bersama ayahnya. Selama periode inilah dia pertama kali berkenalan dengan obat-obatan seperti kokain dan mariyuana. Namun, keluarganya pindah kembali ke Maggie Valley, di mana dia mulai belajar di sekolah menengah setempat. Pada saat ini, Peter mulai menjual ganja kepada teman-teman sekelasnya.

Foto: murderpedia.org

Pembunuhan pertama yang dilakukan Peter terjadi kepada ibunya sendiri, Anna Lunin pada tahun 1991, saat usianya masih 19 tahun. Pertengkaran awalnya terjadi saat Anna ingin memotong rambut gondrong anaknya. Akan tetapi, Peter yang kesal mencekik ibunya hingga tewas.

Pada tanggal 1 November 1991, beberapa pejalan kaki yang sedang berjalan-jalan di pantai dekat mercusuar di Outer Banks di Buxton menemukan tubuh seorang wanita yang terdampar di pantai. Tubuhnya dibungkus dengan selimut biru, ditutup dengan plastik hitam dan dibungkus dengan selotip dan tali kuning. Peter dan ayahnya telah melarikan diri ke Kanada, tetapi pada 6 Juni 1992, mereka berdua ditangkap di sebuah kamar hotel Toronto.

Pada Juli 1993, Peter dijatuhi hukuman 20 tahun penjara di Dare County. Pada saat yang sama, ayahnya, Ole, dijatuhi hukuman 2 tahun sebagai kaki tangan. Keduanya juga dijatuhi hukuman pengusiran ke Denmark setelah akhir masa tahanannya. Ole menyelesaikan hukumannya dan dideportasi, sementara Peter mengajukan banding atas lamanya hukuman dan pengusiran. Lundin dijatuhi hukuman untuk melayani di Lembaga Pemasyarakatan Brown Creek dan pada 16 Februari 1995, dia dihukum 15 tahun penjara, tetapi hukuman tetap ditetapkan. Pada 4 Juni 1999 ia bebas dan dideportasi ke Denmark. Di sana, ia menikah dengan seorang gadis bernama Tina Lundin. Pada musim gugur tahun 1999, terjadi masalah besar di rumah tangganya yang membuat ia diusir dari apartemen. Kemudian, ia tinggal bersama seorang janda beranak dua bernama Marianne Pedersen. Lundin dan Marianne akhirnya menjadi sepasang kekasih.

Foto: dok. murderpedia.org

Pada 3 Juli 2000, Pedersen dan putra-putranya dinyatakan hilang oleh putra tirinya yang lebih tua. Saat ditelisik, putra tirinya menemukan sebuah catatan di pintu depan rumah yang mengatakan bahwa mereka sedang pergi berlibur. Catatan tersebut terbaca ganjil dan membuat ia mencari tahu apa yang terjadi di dalam rumah. Saat mencoba masuk, ia mendapatkan rumah dalam kondisi berantakan. Ia juga mencium bau aneh di ruang bawah tanah.

Polisi langsung melakukan penyelidikan dan menemukan banyak ceceran darah di sekitar kasur. Lundin pun segera ditangkap dengan tuduhan pembunuhan. Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi menemukan fakta bahwa Marianne dan kedua putranya telah dimutilasi dan dipotong menjadi bagian kecil. Pemotongan pertama dilakukan di ruang bawah tanah. Sedangkan pemotongan kedua dilakukan di garasi. Peter sendiri tidak mengakui tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa ia menemukan Marianne telah membunuh dua anaknya di ruang bawah tanah. Ia hanya memukul Marianne secara terukur, walau pada akhirnya, Marianne tewas. Karena yakin polisi tidak akan percaya, maka ia berinisiatif untuk memotong korban dan membuangnya. Hingga saat ini, mayat Pedersen dan kedua putranya tidak pernah ditemukan.

Sumber: http://murderpedia.org/male.L/l/lundin-peter.htm